Polisi dan SatPol – PP Surabaya Segera Tindak Tegas Cafe Kendedes – Liputan Indonesia | berita hari ini, informasi harian terbaru terkini

Polisi dan SatPol – PP Surabaya Segera Tindak Tegas Cafe Kendedes

SURABAYA – Kesatuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Surabaya dan Polres Tanjung Perak Surabaya, segera menindak tegas cafe bodong (tidak memiliki ijin) di kawasan lokalisasi Tambak Asri.

Cafe Kendedes yang beralamat di Jalan Tambak Asri 13/5 Surabaya, setiap harinya buka siang dan malam.

Untuk mengelabuhi petugas cafe kendedes menutup sebagaian lapaknya agar terkesan tutup. Padahal aktifitas didalamnya masih buka.

ADVERTISEMENT

“Cafe ini klau dilihat didepan memang sepertinya tutup, Namun Didalamnya masih melayani pengunjung yang hendak berpesta miras serta dipandu wanita penghibur,” Ujar Salah satu warga sekitar yang tidak mau disebutkan namanya.

Ia menambahkan, Padahal kemarin sudah banyak Polisi yang datang merazia cafe kendedes. Namun cafe itu masih saja tetap buka.

“Saya berharap Cafe Kendedes harus ditutup total atau di plang oleh pemerintah supaya tidak buka kembali karena sangat meresahkan masyarakat sekitar,” Imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Tanjung Perak Surabaya AKBP Ronny Suseno mengatakan, segera menindak lanjuti cafe tersebut.

“Kami akan tindak tegas apabila cafe tersebut masih saja tetap buka,” Ujar AKBP Ronny Suseno kepada Wartawan, Kamis (8/3).

Baca juga:  Gubernur Jatim Ingatkan PNS Harus Berdasar Pancasila dan UUD 1945

Terpisah, Kepala Kasi trantib Sat Pol PP Kota Surabaya, Joko wiyono menjelaskan, berdasarkan laporan masyarakat kami akan melakukan razia di wilayah Tambak Asri Surabaya.

Banyaknya laporan masyarakat yang masuk bahwa cafe di wilayah tambak asri masih beroperasi untuk itu kami segera melakulan penyelidikan.

“Apabila terbukti bahwa Cafe diwilayah Tambak Asri masih beroperasi kami akan melakukan penyegelan terhadap cafe tersebut,” Terang Joko Wiyono.

Cafe yang dimaksud atas laporan masyarakat setempat yakni diketahui cafe kendedes Jalan Tambak Asri 13/5 Surabaya dan banyak masyarakat menginginkan untuk segera ditutup selamanya. Karena diduga sarang maksiat, hal ini sangat merusak generasi muda diwilayah itu.  (Riz/one)

Bagikan berita ini

hak-jawab-hak-koreksi-hak-tolak-lindo iklan-adsense
Baca Lainnya

error: Hak Cipta © PT. Lindo Sahabat Mandiri ..!!