Polda Riau Tangkap Pelaku Pemalsu Kosmetik Terkenal | Liputan Indonesia
, #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru

Polda Riau Tangkap Pelaku Pemalsu Kosmetik Terkenal

Advertisement , #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru
LiputanIndonesia.co.id,  Riau – Penyidik Polda Riau terus melengkapi berkas tersangka
kepemilikan ratusan kardus berisi bahan kosmetik ilegal, Gisman Halim. Dalam waktu dekat, berkasnya akan dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau untuk tahap I.
“Proses ini untuk mengetahui apakah masih ada kekurangan dalam berkasnya. Kalau tidak akan dinyatakan lengkap atau P-21, kalau masih ada kekurangan berkasnya
akan dikembalikan atau P-19,” ujar Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo SIK.
Menurut Guntur, Gisman diduga melakukan tindak pidana konsumen dan atau kesehatan. Dia disangkakan memperdagangkan barang-barang persedian farmasi yang tidak memenuhi standar. “Yang dijualnya tidak memenuhi syarat kosmetika salon rambut sebagaimana diatur dalam Pasal 62 ayat 1 juncto Pasal 1 huruf a dan g Undang Undang (UU) Nomor 8
Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan atau Pasal 197 UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan,” jelas Guntur.
Karena diduga melanggar UU tersebut, pria yang tinggal di Jalan Pemuda, Kecamatan Payung Sekaki itu, terancam hukuman paling lama 5 tahun dan denda Rp 2 miliar paling banyak. Sebelumnya, tersangka ditangkap di sebuah ruko lantai 3 kecamatan tersebut. Dari sana, petugas menyita ratusan kardus yang berisi ratusan botol kosmetik berbahaya bagi kesehatan. “Ada pun barang tersebut dibeli tersangka di Batam, Kepulauan Riau, dan dikirim melalui kapal. Selanjutnya, tersangka menjualnya kembali secara online. Peredarannya dilakukan di Jakarta , Palembang, Medan, Makassar dan Jogjakarta,” ujar Guntur.
Rata-rata pemesannya dari pihak salon. Produk dipalsukan dengan memakai merk terkenal, sehingga beresiko terhadap kesehatan orang yang membelinya. “Barang ini diracik sendiri atau KW. Setelah kita berkoordinasi dengan BPOM, merek ini semua palsu,” tegas Guntur
Pengakuannya tersangka ke penyidik, aksi ini sudah dilakukannya sejak akhir tahun
2013 lalu. Adapun barang butki yang disita adalah H2O sebanyak 127 pcs, kotak sedang 88 pcs, serta kotak kecil 2.041 pcs. Selanjutnya merek Entir botol besar 320 pcs, botol kecil 2.304, botol campur 480 pcs, serta rebounding sebanyak 186, hair SPA 78, Cuenik 72 dan lain sebagainya.

Advertisement , #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru
Iklan Anda, #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru


Media Liputan Indonesia Di Terbitkan PT. LINDO SAHABAT MANDIRI - Mengemban Tugas Sosial Kontrol Masyarakat, Bekerja Berdasarkan UU No: 40 Thn 1999 Tentang PERS | Wartawan kami di TKP dilengkapi Kartu Tugas dan ID Card PERS, Jika ada Wartawan kami menerima Suap / Imbalan terhadap narasumber harap laporkan ke Redaksi (Klik Disini) atau 08170226556 & 081259764162, kami butuh Dukungan Saran serta Kritik Anda. Kami ada untuk Anda.
Back to top button
error: ©Liputan_Indonesia...!!
Close