Polda Metro Jaya Tetapkan Eggi Sebagai Tersangka Terkait Dugaan Makar “People Power”

Pasang Iklan Disini

Liputan Indonesia | JAKARTA – Polda Metro Jaya menetapkan advokat Eggi Sudjana terkait dugaan makar. Eggi ditetapkan tersangka terkait pernyataan ‘people power’, menyusul adanya hasil quick count Pilpres 2019.

“Iya betul sudah kita tetapkan sebagai tersangka,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan, Kamis (9/5/2019).

Iklan anda Banner Lindo

Dalam surat panggilan Direktorat Reserse Kriminal Umum, Eggi yang berstatus sebagai tersangka ini bakal diperiksa oleh penyidik pada Senin (13/5) mendatang.

Adapun, Eggi Sudjana dilaporkan oleh Suryanto, relawan Jokowi-Maruf Center (Pro Jomac). Laporan tersebut teregister dengan nomor: LP/B/0391/IV/2019/BARESKRIM tertanggal 19 April 2019 dengan tuduhan dugaan makar, laporan Eggi Sudjana tersebut telah dilimpahkan ke Polda Metro Jaya.

Pasang Banner Iklan Disini

Nah, Eggi Sudjana telah dimintai keterangan sebagai saksi pada 26 April 2019, ” kata Pitra Romadoni, kuasa hukum Eggi Sudjana.

Saat mempertanyakan soal penetapan tersangka kliennya, “ Penetapan tersangka ini kita akan berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya. Saya akan mempertanyakan apa dasar mereka menetapkan Eggi sebagai tersangka. Kok statement dan pendapat ditetapkan sebagai tersangka,” tutur Pitra.

Pitra menegaskan kliennya tak bisa dipidana karena saat menyerukan soal ‘people power’ kapasitas Eggi adalah sebagai anggota tim advokasi BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Dia menjelaskan seorang advokat tidak dapat dipidana atau digugat ketika menjalankan tugasnya.

Ada poin-poinnya dari kami Tim advokat, pemanggilan pertama itu dia langsung SPDP dalam artian langsung dimulai penyidikan, seharusnya ketentuan sesuai dengan KUHP ini kan harus ada wawancara dulu, atau pun klarifikasi, ini tidak ada undangan wawancara atau klarifikasi langsung di keluarkan SPDP oleh Polda yang dikirim ke kejaksaan negeri,” jelas Pitra.

Baca juga:  DO’A KAUTSARAN THORIQOH SHIDDIQIYYAH LOSARI PLOSO JOMBANG JATIM

Jadi perlu dipertegas, kata dia, ” Eggi itu tidak pernah melakukan makar menggulingkan pemerintahan yang sah. Dia menambahkan, kalau makar ini kan ada upaya untuk membunuh pemerintah, ini kan tidak ada.”

Masih Pitra, ” hanya berpendapat jika terjadi kecurangan dalam Pemilu 2019. Eggi juga sah berpendapat demikian karena bagian dari advokat Tim Prabowo-Sandiaga.”

“Satu lagi dia ada surat kuasa dari Amien Rais untuk menjelaskan soal people power ini, nah lantas kenapa advokat dipidana, kan dalam Pasal 16 pasal advokat, advokat tidak bisa dipidana, digugat secara perdata, loh dia seorang advokat kok dipidanakan,” tutup Pitra lagi.(gung)

Tempat iklan banner anda
Media Liputan Indonesia Di Terbitkan PT. LINDO SAHABAT MANDIRI - Mengemban Tugas Sosial Kontrol Masyarakat, Bekerja Berdasarkan UU No: 40 Thn 1999 Tentang PERS | Wartawan kami di TKP dilengkapi Kartu Tugas dan ID Card PERS, Jika ada Wartawan kami menerima Suap / Imbalan terhadap narasumber harap laporkan ke Redaksi (Klik Disini) atau 08170226556 & 081259764162, kami butuh Dukungan Saran serta Kritik Anda. Kami ada untuk Anda.
Back to top button
error: ©Liputan_Indonesia...!!
Close