Polda Jatim: Preman Pasar Sememi Anarkis Dilimpahkan Polrestabes Surabaya

Dibaca: 13956 kali

Surabaya, LiputanIndonesia.co.id – Bergulirnya kasus sengketa stand pasar Sememi, Benowo makin memanas antara pedagang dan preman pasar. Dengan adanya perlakuan Pengerusakan, yang dilakukan pihak preman pasar yaitu Hamedi alias Memet (39)thn, Cs. tindak pidana Pengerusakan dengan kekerasan ini terjadi Senin, 16/1/17 di stand blok. A pasar Sememi, Benowo, Surabaya.

Sedangkan korban dari tindak pidana Pengerusakan, ini adalah berinisial AS (47) thn, beralamat Bringin Indah, Sambi kerep, Surabaya. Dalam kasus ini pihak korban dan didampingi LSM melapor ke Polda Jatim dengan nomor: LP B/86/l/UM/2017/Jatim. Guna meminta keadilan hukumnya, Kamis, (23/3/17).

Diduga Terlapor Hamedi alias Memet, Cs, melakukan tindak pidana telah terang – terangan menggunakan tenaga bersama melakukan pengerusakan dengan kekerasan terhadap orang atau barang sebagaimana yang dimaksud pasal 170 KUHP.

Atas kasusnya pihak korban (AS) didampingi LSM mengkonfirmasi ke Polda Jatim. Namun, berkas dan laporannnya di limpahkan ke Polrestabes Surabaya guna penyelidikan lebih lanjut. ” Saat saya tanyakan mas ke polda jatim terkait kasus kekerasan kepada saya ternyata sudah dilimpahkan ke Polretabes Surabaya. Tapi hingga saat ini tidak ada tindakan yang berarti dan terkesan diabaikan mas ” Ujar Korban (AS).

Baca:  Gubernur Jatim kepada Pj Bupati Berpesan Harus Netral

Waktu terpisah, Kombes.Pol M. Iqbal selaku Kapolrestabes Surabaya saat di konfirmasi wartawan perihal kasus tersebut via ponsel, berjanji akan menindak lanjuti kasus tersebut dan akan mengadakan pertemuan kepada pihak korban serta LSM hari Senin, 27/3/17, kepada pihak korban (AS) dan LSM tersebut.

” Semua yang melanggar hukum akan kita proses sesuai peraturan hukum yang berlaku, tidak ada yang kebal hukum mas, Hak masyarakat sama. Kita rangkul warga tidak tebang pilih sesuai amanah Kapolri Tito Karnavian. ” Ujar M. Iqbal.

Kejadian kasus main hakim sendiri yang dilakukan preman pasar Sememi, Benowo, Surabaya sangat kerap terjadi, Namun pihak Polsek Benowo tidak bisa melakukan tindakan guna melindungi dan mengayomi warga yang teraniaya saat dilapori korban.

Masih Kapolrestabes Surabaya ” Nanti kita jadwalkan ketemuan mas, guna membahas masalah itu. Kalau sekarang belum bisa ketemuan, Sebab hari ini saya masih banyak agenda kerja yang harus saya selesaikan, besok saya masih mau ke jakarta, jadi mohon maaf sampaikan kepada rekan – rekan, tapi kita jadwalkan pertemuan di mapolrestabes hari Senin, 27/3/17, untuk jam nanti kita kabar kabaran ya mas.” Tutup Kapolrestabes Surabaya.

Baca:  Diduga Gelapkan Motor Konsumen, Wom Finance Dilaporkan ke Polresta Sidoarjo

 

Penulis: (one/tim).