Polda Jatim dan TNI serta Gubernur Tinjau Lokasi Polsek Tambelangan yang dibakar Massa

Dibaca: 1147 kali
0
Situs+Berita+Indonesia+Dunia+Liputan+Indonesia
Dok, Foto Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Luki Hermawan, Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi, dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa merelease hasil perkembangan Polsek Tambelangan, Kab. Sampang

Liputan Surabaya – Polda Jatim menyampaikan perkembangan informasi yang terjadi di Mapolsek Tambelangan, Kabupaten Sampang, Madura, Kamis (23/5/2019). terkait dugaan massa yang membakar Polsek sekitar pukul 22.00 WIB. Serta kedatangan massa juga diikuti dengan pelemparan batu ke Mapolsek.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Luki Hermawan menyampaikan, kami bersama Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi, dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bertemu dengan 15 tokoh masyarakat di Madura Sampang. Hasil dari pertemuan ini tidak ada kaitannya secara langsung dengan Pilpres 2019.

“Awalnya ada beberapa sekelompok orang ke Bawaslu tidak jadi, akhirnya mereka datang ke Polsek adanya terkait beredarnya di media penangkapan tokoh tokoh madura yang di tangkap di jakarta untuk dilepas di sana,” ujar Kapolda Jatim, Kamis (23/5/2019).

Masih Kapolda Jatim, untuk situasi terkini, kita sudah berbincang dengan beberapa tokoh masyarakat serta tokoh agama untuk menciptakan situasi kondusif dan tidak akan melakukan hal yang sama.

“Terkait ulama di tangkap di jakarta, itu adalah HOAX, sebelumnya ulama tersebut membuat rekaman bahwasannya dirinya sehat-sehat dan tidak ada hal apa-apa yang terjadi pada dirinya,” imbuhnya.

Hari ini sejumlah Polisi bersama TNI berjaga untuk menghalau massa agar tidak bertindak anarkistis lebih lanjut.

“Setelah reda tadi, ada salah satu masyarakat melakukan penyerang kepada anggota, akhirnya salah satu anggota langsung ditolong oleh Bupati Sampang dan diangkut menggunakan angkutan Dinas plat merah,” imbuh Irjen Pol Luki Hermawan.

Tim Inafis dari surabaya saat ini sudah melakukan indentifikasi, di TKP banyak ditemukan banyak Bom Molotov hampir 30 botol yang belum gunakan terletak di luar Mapolsek Tambelangan.

Sebelumnya, Markas Polsek Tambelangan (Mapolsek Tambelangan) kabupaten Sampang Madura dibakar oleh massa, Rabu (22/5/2019) malam.

Pembakaran Mapolsek Tambelangan Sampang Madura dilakukan, bersamaan dengan aksi people power 22 Mei yang berlangsung di Jakarta. (Cn)

ca-pub-2508178839453084