Petugas Samsat Gresik 'Tolak Bayar Pajak Warga' Berdalih Data Human Error | Liputan Indonesia

Petugas Samsat Gresik ‘Tolak Bayar Pajak Warga’ Berdalih Data Human Error

Advertisement

Liputan Gresik —  Pembayaran pajak  kewajiban seluruh warga negara, terkecuali bagi mereka yang dibebaskan oleh peraturan perundang-undangan.

Tujuannya agar wajib pajak semakin patuh melakukan kewajiban perpajakan. Namun beda dengan Samsat Gresik, malah menolak warga yang membayar pajak kendaraan bermotor.

Lantaran sifatnya yang memaksa, negara menetapkan sanksi bagi wajib pajak yang tidak melakukan pembayaran pajak.

Pemilik kendaraan mobil Xenia dengan Nopol W 960 BB atas nama Daput Mulardianto membayar pajak ditolak petugas samsat.

“Ya, waktu saya bayar pajak mobil atas nama Kakak saya ditolak petugas berdalih mobil merk Xenia bernopol W 960 BB atas nama Daput Mulardianto beralamat Desa Kedamen Rw 05/13 sudah dilaporkan dijual atau diblokir. Sehingga tidak bisa membayar pajak,” Ungkap Rizky.

Rizkypun penasaran dengan sistem lapor jual atau buka blokir di Samsat Gresik tersebut, dia pun mempertanyakannya kepada petugas.

Iklan anda Banner Lindo

Siapa pak ? yang memblokir atau melaporkan jual mobil xenia atas nama Daput Mulardianto dengan nopol W 960 BB tersebut. Namun petugas memberikan surat pernyataan dan harus menunjukan bukti kartu keluarga (KK).

Surat pernyataan itu isinya menyatakan, bahwa terjadi kesalahan informasi terhadap identitas kendaraan tersebut, hingga saat ini kendaraan masih saya miliki.

Demikian surat pernyataan ini kami buat dengan benar dan apabila ada kekeliruan di kemudian hari kami bersedia diperiksa sesuai hukum yang berlaku.

Kemudian diatas materai bertanda tangan serta menunjukan kartu keluarga akhirnya saya bisa membayar pajak.

“Padahal mobil ini beli mulai tahun 2012 hingga sekarang belum pernah dijual kepada orang lain, kenapa di Samsat Gresik datanya sudah di lapor jual dan harus membuka blokirnya, ini kan aneh,” Imbuhnya.

Sementara itu Kanit Regident Samsat Gresik Iptu Bakhtiar mengatakan, kalau untuk pelayanan buka blokir itu bukan kewenangan pihak kami, namun itu kewenangan pihak dari Dispenda Gresik.

“Kalau sistem blokir serta pembayaranya itu langsung Dispendanya, kalau kami dari pihak kepolisian membantu indentifikasi kendaraan dan registrasi,” Ujar Bakhtiar, ketika di hubungi melalui selulernya di nomer 082111576 XXX.

Iptu Bakhtiar juga meminta maaf kepada wajib pembayar pajak karena pelayanannya yang kurang berkenan.

Adpel Samsat Gresik, Farien Siswanto menambahkan, sistem pelayanan kami yang tidak bisa membayar pajak dikarenakan sistemnya error.

“Mas, saya minta maaf apabila pembayaran pajak ditolak oleh petugas kami, karena memang sistem data kami saat ini lagi human error,” Ujar Siswanto, (14/11).

Padahal peraturan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 74 dan Peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2012 Pasal 110 menyebutkan bahwa penghapusan data kendaraan apabila STNK mati dalam waktu dua tahun).

Sedangkan wajib pajak kendaraan juga diatur dalam Peraturan Gubernur (PerGub) No.90 Tahun 2017 tentang penghitungan dasar pengenaan pajak kendaraan bermotor Tahun ,2017 dan Tahun 2018.

Rizky menceritakan kejadiannya sebelum pergi ke Samsat Gresik, awalnya kakak saya mengeluh lantaran membayar pajak lewat biro jasa dikenakan tarif hingga ratusan ribu rupiah dengan alasan membayar biaya buka blokir di Samsat Gresik.

Merasa keberatan Daput akhirnya meminta bantuan kepada adiknya untuk mengurusi pembayaran pajak karena pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkannya.

Ya, awalnya kakak saya mencoba meminta bantuan kepada biro jasa namun dikenakan tarif Rp.500rbu untuk biaya buka blokirnya, kemudian meminta tolong saya untuk mengurusnya,” Beber Rizky. (Riz)

Iklan AndaKepiting Jimbaran


Media Liputan Indonesia Di Terbitkan PT. LINDO SAHABAT MANDIRI - Mengemban Tugas Sosial Kontrol Masyarakat, Bekerja Berdasarkan UU No: 40 Thn 1999 Tentang PERS | Wartawan kami di TKP dilengkapi Kartu Tugas dan ID Card PERS, Jika ada Wartawan kami menerima Suap / Imbalan terhadap narasumber harap laporkan ke Redaksi (Klik Disini) atau 08170226556 & 081259764162, kami butuh Dukungan Saran serta Kritik Anda. Kami ada untuk Anda.
Back to top button
error: ©Liputan_Indonesia...!!
Close