Pengguna Jalan Di Tipu Oknum Polisi Polda ” AIPTU R.A ” Dengan Modus Tawarkan Barang

Dibaca: 169 kali
0


Surabaya, Liputan Indonesia – Kepolisian Republik Indonesia (Polri), tercoreng kembali, dengan perlakuan Oknum Anggota Polisi Polda, tentang Pungutan Liar (Pungli) di Wilayah Polda Jawa Timur, yang dilakukan oleh oknum Polisi Jalan Raya (PJR) Pos VIII Suramadu berinisial RA dengan pangkat Ajun Inspektur Polisi Satu (AIPTU).

Salah satu korban berinisial A ini mengatakan kepada awak media,  Polisi PJR Suramadu RA telah membawa kabur uang miliknya sebesar Rp. 3.000.000,- Kejadian itu berlangsung 8 (delapan) bulan yang lalu.

” Aiptu RA menawarkan barang kepada saya untuk di beli seharga Rp. 2.750.000,- karena sudah mengenal dan mempercayai dia, saya menitipkan uang sejumlah Rp. 3 jt “Ungkapnya.

Hingga minggu (11/9/2016) lalu barang yang dijanjikan tersebut tidak kunjung ada, hingga si A menghubungi Aiptu AR melalui telepon selulernya tidak ada jawaban. Sejak kejadian itu Aiptu RA tidak pernah ada dikantor Pos PJR Polda Jatim. Si A sering berusaha menemui dan bahkan  menunggu Aiptu RA di saat waktu piketnya dari pagi sampai malam, tetapi tidak pernah ada saat piket walaupun tampak yang aneh dalam buku absensi tersebut ada tanda daftar hadir Aiptu RA.

Si A menambahkan, saya sudah percaya dia makanya saya bayar. Lagian saya tidak yakin kalau dia bakal menipu saya. Karena saya tahu dia seorang Polisi, namun hingga saat ini barang yang dia jual ke saya itu belum juga diserahkan bahkan membawa lari uang.

” Sering saya tungguin waktu piket jaganya dia, tapi tidak kunjung datang. Uang sudah saya berikan cukup lama, barang juga tidak datang. Mungkin ini modus Polisi baru ya mas ” Imbuhnya kesal.

Perlu diketahui, korban mengenal Aiptu RA beserta rekan anggotanya karena sering melakukan Razia Operasi diatas jembatan Suramadu. Meski itu hanya berdua di siang hari kadang malam hari. Kendaraan yang sering diberhentikan, biasanya dijalur mobil. Seperti Truck, Taksi Gelap, dll. Terkecuali Bus AKDP dan kendaraan roda empat dengan tanda khusus. Terpampangnya tanda khusus hanya diketahui oleh oknum Polisi tertentu. Bersambung. (Red/One2)

Baca juga:  Rayakan Pesta Rakyat Hut Bhayangkara Ke 73 digelar di Lapangan Kodam V Brawijaya
ca-pub-2508178839453084