Pencuri HP Jalan Ngaglik Di Massa dan Dijebloskan BUI | Liputan Indonesia
, #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru

Pencuri HP Jalan Ngaglik Di Massa dan Dijebloskan BUI

Advertisement , #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru

Surabaya, Liputan Indonesia – Pedagang kaki lima (PKL) jalan ngaglik dikejutkan dengan adanya pencuri handphone.  Inisial KPAW (19) warga Dusun Selok, Binangun Blitar nyaris babak belur dihakimi massa, Setelah aksi nekatnya mencuri handphone diketahui oleh pemiliknya lapak di Jalan Ngaglik Surabaya. Minggu (20/11).

Menurut keterangan sang pemilik, ” Tadi mas si pencuri ini  ke lapak saya cari hp lalu saya tawarin berbagai macam type hp setelah semua dilihat si pencuri ini milih larva karena cameranya bagus. eh setelah saya sibuk dengan calon pembeli lain saya lihat dagangan saya kok kurang satu, lalu saya tegur, tapi si pelaku gak ngaku akhirnya saya geledah ternyata ada di saku dalam samping sebelah kiri. ” kata PKL yang menjadi korban pencurian.

Pencurian dijalan Ngaglik kerap kali terjadi, sehingga para PKL geram dengan perbuatan pelaku, akhirnya aksi massa pemukulan pun terjadi.

Masih PKL, ” Pelaku itu langsung dihajar oleh pedagang pemilik lapak, dan juga di massa mas, Beruntung ada masyarakat yang berinisiatif membawa serta mengamankan di bantu petugas satpol PP, pelaku di bawa ke Kantor Polsek Genteng.

Petugas piket Aiptu Sidik  mengungkap kan ” nantinya tersangka akan dibproses lebih lanjut dan akan dijerat dengan pasal 362 ” katanya.

Petugas penyidik yang saat itu berjaga Aiptu Suwan juga membenarkan ” Nantinya akan di jerat dengan pasal 362 Kitab Undang-undang  Hukum Pidana yang mana bunyinya

Iklan anda , #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru

“Barang siapa mengambil barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk menguasai benda tersebut secara melawan hak, maka ia dihukum karena kesalahannya melakukan   pencurian  dengan   hukuman   penjara    selama-lamanya  lima   tahun   atau   denda   setinggi- tingginya enam puluh rupiah”. Papar Aiptu Suwan

Penulis: Icl/hsn
Editor: one

Iklan Anda, #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru


Media Liputan Indonesia Di Terbitkan PT. LINDO SAHABAT MANDIRI - Mengemban Tugas Sosial Kontrol Masyarakat, Bekerja Berdasarkan UU No: 40 Thn 1999 Tentang PERS | Wartawan kami di TKP dilengkapi Kartu Tugas dan ID Card PERS, Jika ada Wartawan kami menerima Suap / Imbalan terhadap narasumber harap laporkan ke Redaksi (Klik Disini) atau 08170226556 & 081259764162, kami butuh Dukungan Saran serta Kritik Anda. Kami ada untuk Anda.
Back to top button
error: ©Liputan_Indonesia...!!
Close