Pemprov: Petani Jangan Resah, Pupuk Subsidi Masih Cukup

Dibaca: 161 kali
0
Situs+Berita+Indonesia+Dunia+Liputan+Indonesia

PERSEDIAAN PUPUK BERSUBSIDI CUKUP, PETANI TIDAK PERLU RESAH 

Jatim, Liputan Indonesia – Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) Persediaan pupuk bersubsidi di pada Tahun 2017 dalam kondisi aman, meskipun alokasinya menurun dibandingkan pada tahun 2016.  Pada Tahun 2017 alokasi pupuk bersubsidi (urea) sebesar 973.901 ton.

Target jumlah tersebut menurun dibandingkan pada tahun 2016 yang mencapai  1.100 ton. Meskipun jumlah tersebut menurun, pembagian ke kabupaten kota di seluruh Jatim bisa dikatakan mencukupi. Selain itu, kebutuhan pupuk di Jatim juga dicukupi dengan pupuk bersubsidi lain, yakni SP-36 sebanyak 154.557 ton, pupuk Za sebanyak 474.223 ton, dan pupuk NPK sebanyak 522.600 ton. Juga, pupuk organik sebanyak 356.040 ton

Demikian disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Jatim, Drs. Benny Sampir Wanto di Surabaya, Selasa(7/2).

Pupuk bersubsidi, ujar Benny, sudah diedarkan ke seluruh pelosok Jatim sejak dibuatnya SK Kepala Dinas dan Ketahanan Pangan Prov. Jatim tanggal 3/Januari 2017 nomor.521.1/001/113.15/2017 tentang alokasi dan harga eceran tertinggi pupuk bersubsidi untuk sektor pertanian provinsi Jawa Timur Tahun anggaran 2017.

” Masyarakat yang pekerjaannya sebagai petani disejumlah daerah di Jawa timur tidak perlu resah dengan isu yang berkembang bahwa akan terjadi kelangkaan pupuk bersubsidi dengan adanya penurunan kuota,” ujarnya.

Dengan terbitnya SK tersebut, lanjutnya, pupuk bersubsidi juga langsung disebarkan ke seluruh pelosok Jatim. Artinya, ada kecepatan distribusi yang lebih singkat.

Mengutip Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Prov. Jatim Bambang Herjanto, Dinas Pertanian Prov. Jatim sudah menginstruksikan ke jajaran  dinas pertanian kabupaten kota agar penyebaran pupuk bersubsidi  diedarkan kepada para petani usai langsung ditandatanganinya SK distribusi  oleh masing-masing kadistan.

Dijelaskan, pengaturan distribusi pupuk dengan SK Kepala Dinas Pertanian baru tahun ini, sebelumnya oleh kepala daerah. Hal tersebut dimaksudkan agar distribusi ke petani lebih cepat.

Baca juga:  Gubernur Jatim Dukung Penuh Paduan Suara SMAN 15 di Kompetisi Budapest

Penulis: (one)
Editor: (red)

ca-pub-2508178839453084