PD Pasar Surya Main Bongkar, Ketua DPRD Surabaya Marah

0
Dibaca: 1526 Kali
Pedagang Unggas Keputran vs Warga Panjang Jiwo Hearing dengan DPRD Surabaya, panggil pihak PD pasar dan pihak Pemkot yang terkait.

Surabaya — Terkait pembongkaran pedagang keputran berbuntut panjang dengan adanya pelaporan kepada Ketua DPRD Surabaya Armuji. Pasalnya pihak warga panjang jiwo dan pedagang keputran tidak menemui solusi terbaik, PD Pasar harus bertanggung jawab jika ada konflik antara Warga Panjang Jiwo dan Pedagang Unggas Keputran.

Dalam agenda hearing kali ini dipertemukannya antara pedagang Keputran dan warga Panjang Jiwo beserta Bappeko, DLH, Cipta Karya, Dinas ketahanan pangan dan pertanian, Dinas perdagangan, bagian administrasi pemerintahan dan otonomi daerah, Dirut PD Surya, Bawas PD Pasar Surya, Camat Tenggilis Mejoyo, Lurah Panjang Jiwo, ketua LPMK, kelurahan Panjang Jiwo, ketua LPMK kelurahan Tenggilis Mejoyo, ketua rw 1 sampai 4 di kelurahan Panjang Jiwo, ketua rt 1 sampai 7, kelurahan Panjang Jiwo, perwakilan pedagang unggas. Namun dalam hal ini Bappeko, Satpol PP kota, dan PD Pasar hanya dihadiri oleh perwakilan sehingga tidak ada titik temu ataupun solusi bagi pedagang unggas. Jum’at, (19/10/18) hearing di ruang rapat komisi A.

Adapun dari hasil hearing kali ini Ketua DPRD Surabaya Ir. Armuji MH memutuskan supaya warga Panjang jiwo tetap menolak pemindahan pedagang unggas keputran dan untuk pedagang unggas Keputran agar tetap membuka kegiatannya di tempat semula.

Baca juga:  Gubernur Minta Kewenangan Sebagai Wakil Pemerintah Pusat Dikonkritkan

” Ini sudah ngawur, pedagang unggas keputran ini sudah lama melakukan aktivitas nya disitu mulai tahun 1970 hingga sekarang, namun anehnya sekarang mau dipindah ke panjang jiwo. Wajar kalau warga sana gak mau, Coba pedagang unggas di pindah ke rumah saya, pasti saya usir. Di Keputran kan gak ada tuntutan dari siapa pun, hanya saja PD pasarnya yang ngawur. ” Tutur Armuji.

Lanjutnya, ” saya berharap kepada Walikota Surabaya lebih sensitif dan bijaksana, pedagang perlu cari makan, berikan solusi tanpa ada konfilk, jangan hanya berdasarkan laporan anak buahnya, ini tahun politik, harus kondusif, janmgan menyulut suasana yang sekiranya membuat konflik, yang perlu ditindak tegas itu petugas PD Pasarnya, gak becus ngurus pedagang, kalau hanya masalah bau ya carikan solusi dong, jangan main lapor dan digusur.” Tutupnya.

Sementara, PD PASAR yang hadir dalam hearing tersebut belum bisa memberikan keputusan untuk tidak memindahkan pedagang unggas ke pasar Panjang Jiwo ” saya masih harus koordinasi dulu dengan Direktur Tehnik dan Walikota Surabaya. Tapi kami akan perhatikan keputusan dari hearing ini ” ujar Wahyu PLT Dirut PD PASAR

Baca juga:  Karaoke Dewasa Sidoarjo tidak ditindak, Kapolsek sudutkan Wartawan

Mendengar jawaban Wahyu ini seluruh peserta hearing bersorak tidak setuju.” Sudah saya putuskan untuk tidak memindahkan pedagang unggas, dan para warga panjang jiwo tetap menolak, satpol pp keluar dari Pasar Keputran, biarkan pedagang unggas melakukan aktivitasnya, agar Surabaya Kondusif dan tidak ada konflik.“ Tutup Armuji