Para TKI yang disiksa diharapkan segera bisa pulang | Liputan Indonesia

Para TKI yang disiksa diharapkan segera bisa pulang

Advertisement
Salah satu tenaga kerja Indonesia yang mendapat uang kompensasi sekitar Rp976 juta dari mantan majikannya di Arab Saudi karena disiksa diharapkan bisa pulang ke Indonesia dalam waktu sebulan ini.

Hayanti Mujiono Minarjo asal Karawang, Jawa Barat mengalami kerusakan bibir dan mata serta kulit di sekujur tubuh, ungkap Ahrul Tsani Fathurohman, pejabat KBRI di Riyadh, Arab Saudi.
“Mungkin karena disiram air panas, air keras kemudian bagian matanya yang satu juga luka cukup parah. Jadi kita saat ini sedang mencoba merawat dia juga, di rumah sakit yang ada di sini (Riyadh),” kata Ahrul seorang TKI.

Hayanti bekerja selama hampir tujuh tahun pada seorang wanita berusia 60 tahun di daerah Qoisumah, Provinsi Timur.
Selama kurun waktu tersebut, Hayanti sering mendapat penyiksaan fisik dari majikannya dan pada Januari 2014 ditelantarkan di Masjidil Haram, Mekkah.

Hayanti M. Minarjo sering mendapat penyiksaan fisik dari majikannya

Polisi Arab Saudi akhirnya menemukan Hayanti dan menyerahkannya kepada pihak KBRI Riyadh.

KBRI Riyadh berencana menempuh jalur hukum, namun mantan majikan Hayanti menawarkan uang kompensasi yang disetujui Hayanti.
Kasus kekerasan terhadap tenaga kerja Indonesia sudah beberapa kali terjadi seperti kasus terhadap Sumiati tahun 2010 silam.[bbc].

Iklan anda Banner Lindo

Iklan AndaKepiting Jimbaran


Media Liputan Indonesia Di Terbitkan PT. LINDO SAHABAT MANDIRI - Mengemban Tugas Sosial Kontrol Masyarakat, Bekerja Berdasarkan UU No: 40 Thn 1999 Tentang PERS | Wartawan kami di TKP dilengkapi Kartu Tugas dan ID Card PERS, Jika ada Wartawan kami menerima Suap / Imbalan terhadap narasumber harap laporkan ke Redaksi (Klik Disini) atau 08170226556 & 081259764162, kami butuh Dukungan Saran serta Kritik Anda. Kami ada untuk Anda.
Back to top button
error: ©Liputan_Indonesia...!!
Close