Oknum Wartawan Mingguan di duga jadi Becking Debt Collector Wom Finance Surabaya

Dibaca: 160 kali
0
Situs+Berita+Indonesia+Dunia+Liputan+Indonesia

Surabaya, LiputanIndonesia.co.id – Gerombolan para debt collector External bisa juga dinamakan Begal jalanan pencari mangsa sepeda motor yang berada tepi jalan raya, selalu jadi momok bagi pengendara motor. 

Oknum debt collector dalam melakukan tugasnya selalu berkelompok, modus yang dilakukan dengan penyitaan secara paksa, tidak segan melukai debitur.

Perbuatan tersebut bukan rahasia umum lagi dilakukan supaya korban ketakutan dan memberikan sepeda motornya. 

Para korban  masih terkait masalah kredit pada lesing. Seorang debitur yang belum mampu membayar lunas hutangnya (contohnya cicilan kreditan unit sepeda motor yang sudah jatuh tempo). Padahal pengambilan paksa dijalan maupun di rumah adalah suatu pelanggaran melawan hukum, yaitu melanggar surat perjanjian, tanpa adanya surat putusan lelang dari pengadilan, terkait Fidusia seharusnya motor tidak boleh di ambil paksa, sesuai perjanjian lama tahun kreditnya.

Pernyataan Had W.O debt collector dari Wom Finance dapat beckingan dari salah satu oknum wartawan mingguan. Jika Hal itu dilakukan, sudah jelas oknum wartawan tersebut telah melanggar kode etik jurnalis, serta tidak memahami fungsi dan tugas jurnalis.

Pada saat investigasi dilapangan ternyata debt collector external dari Wom Finance diduga di beckingi oleh salah satu wartawan mingguan terbitan Surabaya. Seorang wartawan tersebut mengaku-ngaku sebagai ketua Wartawan di Surabaya.

Sementara inisial Ajs selaku HED WO Wom Finance yang berkantor di Ruko dekat Rumah Sakit Asrama Haji pada saat dikonfirmasi mengatakan kalau masalah kendaraan wartawan maupun keluarga wartawan yang di rampas oleh debt collector Wom Finance, langsung aja hubungi ketua wartawan. “Saya tidak punya wewenang mas, silakan aja konfirmasi langsung dengan Mki mingguan, selaku ketua wartawan
Surabaya yang berkantor di belakang THR,”ungkapnya.   (Rifai)

Baca juga:  Diduga Oembudsman Jatim Menerima Upeti dari Pemkot Surabaya.
ca-pub-2508178839453084