Oknum Wartawan Di beritakan, Pimred nya Lapor Ke Polisi GAK SALAH TUUH..?

Dibaca: 147 kali
0
Situs+Berita+Indonesia+Dunia+Liputan+Indonesia

Surabaya, Liputan Indonesia.co.id- Oknum wartawan mingguan Di duga jadi becking Debt Collector Wom Finance Surabaya yang di Beritakan oleh media 
JawaPes Indonesia, Liputan Indonesia dan di unggah di media sosial Facebook masih ramai di bicarakan.

Bahkan Pimred nya juga kebawa Arus Aroma  pemberita’an tersebut , Sampai
melaporkan wartawan  Liputan Indonesia ke Polres Tabes Surabaya, 
Dengan Tuduhan pencemaran nama baik, dengan judul pemberita an 
( Oknum wartawan Opsi di duga jadi  beking debt collector wom Finence )
Penasehat /wartawan Media Opsi inisial M. Sesuai isi surat.

Mungkin Merasa kurang puas, salah satu Oknum wartawan Opsi yang juga teman Dekat inisial M Penasehat/wartawan Opsi
Berkomentar seperti Tidak Paham Dengan Profesinya Sebagai Wartawan, di akun Facebook , inisial S.A,

“Berkomentar sebagai berikut,” seorang jurnalis jangan jadi jeruk makan jeruk. Apakah anda sudah merasa benar? Apakah pemberitaan anda sesuai profesi dan kode etik juga? Ngaca dulu bung. Anda itu bukan jurnalis tapi preman berkedok jurnalis. Kalau memang anda team investigasi, kenapa anda tidak berani menemui beliau yang diberitakan itu? Anda itu bukan team investigasi, tapi anda gak lebih dari seorang pengecut. Kalau bukan beliau, nyawa anda sudah melayang. Kalau emang jadi team investigasi beritanya jangan mengira-ngira.”.

Saat di confirmasi melalui akun Fecebook (akas) Terkait Comentar nya, “Sulhan afandy menjelaskan bahwa diri nya hanya meneruskan dari Beliau yang bersangkutan (abah), tidak berani menjelaskan siapa abah tersebut..???

Menurut Pimred Liputan Indonesia W . Pihak nya siap mau di bawa kemana terkait Pemberitaan tersebut
Di selesaikan secara baik – baik melalui cara keluargaan  atau di bawa ke Ranah Hukum.

” Wartawan Liputan indonesia Sudah Terbiasa Dengan segala tekanan dan Ancaman, Juga pernah Mengalami Tabrak lari dan juga mau di bunuh kerana memberitakan Kecurangan Salah Satu Kades di pulau madura. ” ungkap nya. (On1)

Baca juga:  Preman Debt Colector adalah tindak pidana menurut UU Hukum Pidana Indonesia
ca-pub-2508178839453084