Nurlaila: Sampai Mana Proses Hukumnya Dan Siapa Penembaknya

Dibaca: 156 kali
0
Situs+Berita+Indonesia+Dunia+Liputan+Indonesia

Surabaya, Liputan Indonesia – Kasus lama yang menjadi misteri kematian tukang sapu Nuril Fitrah, 35th. Pada 26 Agustus 2016 lalu, warga kedung cowek Surabaya yang meregang nyawa akibat peluru nyasar dari kejadian penyergapan beberapa anggota Polrestabes Surabaya, disaat mengejar para pelaku pencurian mobil box,  jenis L 300 bernopol L 8248 GJ, di jembatan tol Suromadu menjadi misteri yang tidak terpecahkan.

Masih membekas dibenak  keluarga korban beserta masyarakat sekitar yang mengenal sesosok korban (Nuril Fitrah), baru pulang dari tanah Suci dan dalam waktu dekat akan menikah.

Ada yang beranggapan dan Muncul suatu pertanya’an, Apakah kasus salah tembak itu, tetap diproses secara hukum, apakah pihak polisi berani mengungkap dan menangkap pelaku penembakan meskipun jika terbukti  anggota polisi pelakunya.

Pihak Polrestabes Surabaya saat ini, gencar-gencarnya pamer pengungkapan dan penangkapan kasus dengan mengundang sejumlah awak media dalam rilisnya diberbagai media lokal maupun nasional.

Kakak korban ibu Nurlaila, 52th. Membeberkan misteri kematian adiknya Nuril Fitrah yang tidak jelas proses hukum nya, “ Saya hanya ingin tahu siapa pelaku penembaknya, sampai saat ini dari pihak polisi tidak ada informasi dan perkembangan kepada keluarga atas hasil proses kasus kematian (Nuril) adik saya. Begitu juga pihak rumah sakit, riwayat kematian dan bukti tertulis pengangkatan proyektil peluru yang bersarang di perut adik saya juga tidak sampai kesaya selaku keluarganya,” kata Nurlaila kakak kandung korban, Senin (06/02/17) melalui seluler.

Kakak korban (Nurlaila), berharap kepada Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol M. Iqbal, agar mengungkap misteri kematian adiknya siapa pelaku penembaknya.

Sebagai pimpinan Polrestabes Surabaya yang baru menjabat, karena Kapolrestabes yang lalu dijabat Kombes Pol Iman Sumantri terkesan menutup-nutupi kasus tersebut.

Baca juga:  Walikota Gorontalo Marten Taha: Istana Harus Bahas Usulan Apeksi

“Ini takdir, meskipun keluarga saya ikhlas, adik saya sudah tiada, namun proses hukumnya bagaimana!! Saya hanya ingin tahu siapa pelakunya dan berharap kepada bapak Kapolrestabes Bapak M Iqbal agar kasus adik saya diungkap dan menindak pelaku secara terbuka dan tidak ada yang ditutup-tutupi, peluru siapa yang bersarang di perut adik saya,” tutup Nurlaila, (06/02).

Kapolrestabes Kombes Pol M Iqbal saat di konfirmasi, Minggu (5/2), terkait kasus salah tembak anggotanya beberapa waktu lalu yang mengakibatkan hilangnya nyawa tukang sapu, ia enggan menanggapi secara detail, namun menanggapi secara singkat.

 “ Terimakasih atas informasinya, akan kami cek berkasnya, serta akan kita proses sesuai prosedur hukum yang berlaku ” terang Kombes Pol M Iqbal melalui whatsap di selulernya.

Penulis: (tim)
Editor : (red)

ca-pub-2508178839453084