Motif Pembunuhan Pasangan Gay Diungkap Ditreskrimum Polda Jatim

Pasang Iklan Disini
Dok. Foto Wakapolda Jatim, Irjen Pol Toni Harmawan merelease hasil pengungkap kasus pembunuhan

Liputan Indonesia, Surabaya – Ditreskrimum Polda Jawa Timur berhasil mengungkap kasus dugaan pembunuhan atas dasar hubungan dengan sesama jenis. Berdasarkan laporan dari Polresta Blitar, anggota Jatanras III bergerak menelusuri pelaku pembunuhan sadis Azis (23) dan Aris (34) merupakan warga Blitar, Jawa Timur.

Wakapolda Jawa Timur, Brigjen Pol Toni Harmanto menyampaikan, kami masih menduga motif ini adalah pembunuhan menghilangkan nyawa orang lain. Sementara ini, keterangan hukum yang kita dapatkan ada hubungan antara korban dan pelaku dimana telah beberapa kali melakukan hubungan sesama jenis.

Iklan anda Banner Lindo

“Tersangka melakukan hubungan sesama jenis sebanyak tiga kali dan ini yang ke empat kalinya. Kebetulan karena prosesnya juga suka sama suka, tetapi juga karena ada proses pembayaran dengan imbalan sejumlah uang,” ujar Brigjen Pol Toni Harmanto, Senin (15/4/2019).

Pertemuan Tersangka dengan Korban berawal setelah lebaran tahun 2018 korban Budi berkenalan dengan tersangka Aris Sugianto melalui aplikasi pertemanan HORNET (Khusus Gay). Selanjutnya korban bersama dengan tersangka Aris menjalin hubungan asmara sesame jenis dan sudah me|akukan hubungan badan sebanyak 3 kali dirumah tersangka Aris di Desa Mangunan, Kabupaten Blitar.

Pasang Banner Iklan Disini

Direskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Gupuh Setiono menambahkan, setiap kali melakukan hubungan badan tersangka Aris selalu memberikan sejumlah uang kepada korban.

“Keduanya berjanjian ketemu lagi tanggal 2 April 2019 korban janjian dengan tersangka Aris di warungnya JL Surya Desa Sambi, Kabupaten Kediri untuk melakukan hubungan badan. Setelah itu ada percekcokan antara keduanya, sehingga terjadi perkelahian,” ujar Direskrimum Kombes Pol Gupuh.

Masih Kombes Pol Gupuh, setelah ada percekcokan, tersangka Aris tidak memberikan uang kepada korban sehingga korban marah marah dan memaki maki.

“Setelah memaki, ternyata yang bersangkutan tidak memiliki uang, lalu pinjam kepada Azis, ternyata juga tidak memiliki uang. Korban marah-marah di situ ingatkan sama saudara Azis. Lalu Aris tidak terima dan korban penampar Azis. Dibalaslah oleh tersangka Azis dengan menampar korban dan korban mengambil parang untuk disabetkan kepada tersangka Azis. namun tersangka berhasil menangkis dan merebut parang tersebut dan disabetkan kepada korban hingga mengenai punggung dan leher korban berkali kali hingga meninggal dunia,” imbuhnya.

Setelah meninggal dunia kepala korban dipenggal hingga terpisah dengan tubuhnya, untuk bagian badan korban dimasukkan kedalam koper sedangkan kepala korban dibungkus dengan menggunakan kantong kresek selanjutnya dengan menggunakan sepeda motor scoopy milik korban kedua tersangka membuang koper berisi tubuh korban di Bawah Jembatan Karang Gondang Kec. Udanawu Kab. Blitar dan kepala korban dibuang di bantaran sungai Ploso kerep desa Bleber Kec. Kras Kab. Kediri.

Kasubdit Jatanras III, AKBP Leonard Sinambela menambahkan, setelah kejadian tersebut barang barang korban berupa tas, pakaian, dompet, identitas dibakar oleh tersangka Aris dirumanya, sedangkan uang milik korban sebesar Rp. 600.000,(enam ratus ribu rupiah)

“Setelah dibunuh dan berusaha menghilangkan jejak, uang milik korban dibagi rata oleh kedua tersangka dan untuk sepeda motor honda Scoopy milik korban disimpan dirumah tersangka Aris dan Handphone, serta plat nomor sepeda motor korban disimpan dirumah tersangka Azis,” imbuh mantan Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya ini.

Atas Dugaan Tindak Pidana pembunuhan berencana subsider pembunuhan dan atau pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan matinya orang, tersangka dijerat sebagaimana dimaksud dalam pasal 340 KUHP sub pasal 338 KUHP dan atau 365 ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman Seumur hidup atau 20 Tahun penjara atau 15 Tahun penjara. (Cand)

Tempat iklan banner anda
Media Liputan Indonesia Di Terbitkan PT. LINDO SAHABAT MANDIRI - Mengemban Tugas Sosial Kontrol Masyarakat, Bekerja Berdasarkan UU No: 40 Thn 1999 Tentang PERS | Wartawan kami di TKP dilengkapi Kartu Tugas dan ID Card PERS, Jika ada Wartawan kami menerima Suap / Imbalan terhadap narasumber harap laporkan ke Redaksi (Klik Disini) atau 08170226556 & 081259764162, kami butuh Dukungan Saran serta Kritik Anda. Kami ada untuk Anda.
Back to top button
error: ©Liputan_Indonesia...!!
Close