Menkumham Picu Ricuhnya Sidang Paripurna DPR

Dibaca: 199 kali
0


Liputanindonesia.co.id, Jakarta – Sidang paripurna DPR untuk memilih pimpinan komisi dan kelengkapan dewan berakhir dengan kericuhan. Pemicunya adalah keputusan Menkumham Yasonna Laoly yang baru saja menjabat sehari secara tiba – tiba menerbitkan surat keputusan (SK) yang bunyinya mengesahkan muktamar Surabaya PPP yang dipimpin Romahurmuzzy. Hal ini membuat PPP kubu Romahurmuzzy mengklaim jika kepengurusan PPP miliknyalah yang sah ketimbang PPP yang ada di bawah kepengurusan Surya Dharma Ali.

Ketua Fraksi dari PKS Hidayat Nur Wahid merasa heran dengan keputusan Menkumham yang baru menjabat sehari sudah  bisa membuat SK tanpa mempelajari permasalahan yang ada.

“Saya kira pak menteri kita luar biasa, baru satu hari bekerja sudah membuat SK yang mengharubirukan DPR ini” Kata Hidayat.

Perdebatan semakin keras setelah permintaan Fraksi PPP kubu Romahurmuzzy untuk mencabut daftar nama anggota fraksi beserta kelengkapannya ditolak oleh ketua DPR sehingga terjadi insiden terbaliknya dua meja inventaris DPR karena sikap Romahurmuzzy yang tidak bisa menerima keputusan ketua DPR.(Gdf)

Baca juga:  Surabaya Bersholawat, menyambut Tahun Baru Hijriyah 1436 H - 2014 M
ca-pub-2508178839453084