Mengaku Pengembang Tanah Kavling Taman Sidoarjo Dilaporkan Polisi

Sidoarjo – Modus Penipuan yang dilakukan Sarwo Rini perempuan asal Sukodono kav, Telkom Blok H, No 31 Kab. Sidoarjo ini memang hebat. Mengaku sebagai pengembang membuat dan menggunakan Surat Palsu dalam Akte Ontentik yang bergerak di Penjualan Tanah Kavling, Lakukan penipuan kepada user atau pembeli tanah kavling yang lokasi nya diwilayah Kalijaten Taman Sidoarjo. Puluhan orang yang berjumlah kurang lebih 42 orang telah jadi korban mulut manisnya, Ratusan juta uang pembeli tanah kavling dikemplang masuk kantong pribadinya, Senin (28/08/2017).

Modusnya, Lakukan bujuk rayu dengan korbannya bahwa mereka sebagai pengembang rumah kavling di Taman Sidoarjo. Mereka menawarkan tanah kavling yang diakui sebagai miliknya kepada user/pembeli, Padahal itu milik orang lain ber inisial Damah.

Dengan harga Murah dan DP ( uang muka ) ringan sekaligus bisa dicicil puluhan kali. Dengan penawaran yang menarik, Banyak calon pembeli yang jadi korban penipuan ( penggelepan ). Bukan hanya pembeli tanah kavling dari taman saja yang jadi korbanya, Bahkan ada korban yang berasal dari luar daerah menjadi korban penipuanya. Uang Muka ( DP ) sebesar 80 juta dan 125 juta di tilap oleh kedua oknum tersebut.

Baca:  Koramil dan Polsek Sukodono Sidoarjo, bantu warga bangun Masjid

Karena merasa di tipu, Korban melaporkannya ke Advokat Desima Waruwu, SH, MH untuk menangani perkaranya. Langkah selanjutnya, Tim Investigasi mendapatkan keterangan dari beberapa sumber di POLDA JATIM bahwasannya Kasus perkara ini sudah di POLDA JATIM dengan surat Laporan Polisi Nomor : LPB/686/V1/2017/UM/JATIM tertanggal 3 juni 2017 pukul 11:30 WIB.

Dalam perkara tindak pidana Penipuan dan penggelapan atau membuat menggunakan Surat Palsu dan atau membuat Keterangan Palsu kedalam Akte Otentik, Sebagaimana yang tertera dalam pasal 378 KUHP dan pasal 372 atau pasal 263 dan pasal 266 KUHP dengan ancaman hukuman lebih dari 4 tahun penjara.

Hasil Investigasi di duga pemilik pengembang kaviling adalah Deny Yuniarko juga salah satu pengembang tanah kavlinganya di tawarkan oleh Sarwo Rini Pelaku Penipuan kepada user ( pembeli ), Yidha Dinata pekerjaan Polri warga ds Kauripan Nirwana Blok CA9 No. 37 Kel. Sumput Kab. Sidoarjo.

Saat di Tanya tentang kasus ini dan apa status pelaku tersebut Yudha menjelaskan, Bahwa orang tersebut memang pernah menemui nya menawarkan diri untuk menawarkan kerjasama untuk memasarkan tanah kavling miliknya. Saya jawab “ silahkan tanah kavling saya ditawarkan dan jika ada yang minat membeli, Bawa saja untuk ketemu saya ”, Tutur Yudha menirukan percakapan yg pernah di sampaikannya kepada pelaku.

Baca:  Presiden Jokowi resmikan Tol Becakayu dan mulai beroperasi

Yudha membenarkan bahwa ada pembeli tanah kavlingnya dan sudah menyerahkan uang muka ( DP ) sebagai tanda jadi, ” Langsung diserahkan kepada Sarwo Rini pelaku tersebut ,“ Ucap Yudha.

Menambahkan, “ Jumlah yang diserahkan ada yang 35 juta dan ada yang 100 juta pun tidak sama oleh yang diterima pelaku tersebut dari pembeli, Seperti satu korban yang dari desa kauripan kab sidoarjo. Ternyata sudah menyerahkan Uang Muka ( DP ) 35 juta rupiah dan satunya sebesar 100 juta rupiah, Saya hanya menyerahkan 35 juta ,” Lanjut Yudha. (one)

Bagikan berita ini

Hak Jawab / Hak Koreksi:
Via Email:
Redaksi@LiputanIndonesia.co.id
Newsliputanindonesia@gmail.com
Baca Lainnya