Limbah B3 Jawa Pos, Di Grebek Polres Lamongan

Dibaca: 1170 kali
0
Situs+Berita+Indonesia+Dunia+Liputan+Indonesia

Lamongan, Liputan Indonesia –  PT Putra Jaya Sejahtera Abadi saat melakukan pembuangan limbah B3, 11 armada transportir miliknya digrebek Polres Lamongan. Dan juga milik PT Adi Prima Gresik, diduga milik rekanan Jawa Pos, yang di buang ke Desa Kemantren kawasan Galian C  Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan.

Atas dasar laporan masyarakat setempat, Petugas telah lama melakukan investigasi ke lokasi tersebut, Namun Hari Jumat (11/11) pukul 23.00WIB, dilakukan Penyergapan yang dipimpin langsung oleh Kanit Tipidter Polres Lamongan IPTU Kusen, dengan dibantu gabungan unit Resmob Polres Lamongan dan juga anggota Polsek Paciran. Akhirnya berhasil meringkus 11 armada transportir.

Para pelaku beserta Sopir dan kernet diamankan petugas ke Mapolres Lamongan pada malam itu juga, dalam penggerebekan ini masyarakat desa Kemantren, Paciran memberikan apresiasi kepada jajaran kepolisian Polres Lamongan yang telah berhasil mengungkap pembuangan limbah B3 diduga kuat milik PT. Jawa Pos Group.

Masyarakat menilai limbah ini mencemari lingkungan dari bau yang tidak sedap, maupun pencemaran air sumur diwilayah warga sekitar.

” Waduh kalau dampak dari limbah itu mas sangat merugikan sekali terhadap warga sini, sebab di samping baunya yang menyengat juga air sumur warga jadi tidak bersih dan bau gak enak ” ungkap abdul selaku warga sekitar.

Salah satu sopir mengatakan, ” Limbah tersebut berasal dari PT Adi Prima anak cabang dari Media Jawa Pos yang terletak di jalan Raya Wringinanom Gresik. ” Katanya.

Saat dilakukannya penggerebekan sopir dan kernet pun pasrah dan mengakui serta mengatakan yang sebenarnya kepada petugas.

“ Aneh dan heran saya pak, katanya barang tersebut dikawal oleh anggota TNI dan Preman tapi ketika ada penggerebekan, semua kok lari bahkan pengawalnya tidak tampak batang hidungnya,” ungkap salah satu sopir yang tidak mau di sebut.

Baca juga:  Madura Berpotensi, Pemuda Pancasila Jatim Dukung Jadi Provinsi Sendiri

Walaupun demikian sebelum melakukan penyergapan, pihak Polres Lamongan sudah menyelidiki kegiatan dan aktivitas PT Adi Prima, pada saat melakukan pembuangan limbah B3 dari informasi masyarakat, Kapolres Lamongan AKBP Yudha SIK. Langsung di disposisikan kepada pihak unit Tipidter yang dipimpin oleh IPTU Kusen dengan membawa 20 personel Unit Resmob dan dibantu oleh beberapa personil dari Polsek Paciran untuk melakukan penggerebekan ke TKP, saat armada transportir yang membuang Limbah B3 di lokasi Galian C. malam itu langsung di grebek dan diberhentikan.

Sontak menjadi pusat perhatian warga sekitar, di perbukitan menjadi ramai.
Saat dikonfirmasi awak media Kanit Tipidter Polres Lamongan, Iptu Kusen mengatakan, ” Kami akan proses lanjut mas, Memang semua barang bukti sudah kami pindah ke gudang di tengah kota, dan itu sudah diketahui rekan-rekan media bahwa barang bukti ada di sana dan sudah ada press realesenya ” ungkapnya.

Sementara, saat ditemui awak media Kasat Reskrim Polres Lamongan AKP Wisnu mengatakan, ”Kami akan panggil pemilik pabrik kertas yang berada di Gresik pada hari senin untuk menghadap dan dimintai keterangan,” ungkap Wisnu.

Perbuatan ini pengusaha dan pemilik limbah telah melanggar Undang-undang Lingkungan Hidup  Nomor 32 Tahun 2009, UU PPLH pasal 53 ayat 1 dan ayat 4 serta melanggar Perda Ketentuan PP No.101 Tahun 2014 tentang pengelolahan limbah B3 dengan sanksi Pidana.

Saat dikonfirmasi awak media, Pasca penangkapan ke 11 armada milik PT Putra Jaya Sejahtera Abadi, Iptu Kusen mengatakan, “ Terima kasih kepada rekan Media dan pihak LSM yang peduli terhadap lingkungan, untuk itu kami mohon waktunya lakukan penyidikan terlebih dahulu, percayakan penanganan kasus ini nantinya akan kami sampaikan ke publik, sementara kami akan periksa semua pihak yang terlibat ” Tutup IPTU Kusen saat ditemui di kantornya.

Baca juga:  Makelar dan Pungli Di Samsat Surabaya, dibiarkan oleh petugas terkait

Penulis: (one)

ca-pub-2508178839453084