La Nyala divonis Bebas, Fakta Hukum Tidak Terbukti | Liputan Indonesia
, #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru

La Nyala divonis Bebas, Fakta Hukum Tidak Terbukti

Advertisement , #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru

​Jakarta, Liputan Indonesia – Sidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Majelis Hakim memutuskan La Nyalla Mahmud Mattalitti tidak terbukti bersalah dalam kasus diduga melakukan tindak pidana korupsi seperti yang dituduhkan selama ini, kedua hakim anggota menyatakan dissenting opinion dalam persidangan. Selasa (27/12)

Ketua Majelis Hakim Supeno, saat pimpin sidang mengatakan bahwa La Nyalla tak bisa ditahan karena faktanya tidak terbukti secara sah secara hukum, serta fakta hukumnya tidak melakukan tindak pidana korupsi baik itu secara primer ataupun subsider.

Hakim Supeno membacakan putusan sidang di PN Jakarta pusat “ Kedua,membebaskan La Nyalla Mahmud Mattalitti dari dakwaan, karena secara fakta hukum tidak terbukti bersalah ” ujarnya.

Ketiga, lanjut dia, memerintahkan agar La Nyalla segera dikeluarkan dan dibebaskan dari tahanan, kemudian yang keempat putusan memerintahkan agar memulihkan hak terdakwa La Nyalla dalam kemampuan, kedudukan, harkat serta martabat, serta pembersihan nama baiknya.

Saat sebelumnya, kasus dugaan korupsi La Nyalla dituduh melakukan memanipulasi dana hibah yang bersumber dafi pemerintah provinsi Jawa Timur. Dalam sidang di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, La Nyalla dituntut 6 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum.

La Nyalla dituntut penjara dan dikenakan denda sebesar Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan, serta dituntut membayar ganyo rugi sebesar Rp 1,1 Miliar atas kerugian yang dialami negara. Namun tuntutan itu tidak mendasar secara fakta hukum persidangan, akhirnya majelis hakim membebaskan dari segala tuntutan dan kembali menghirup udara bebas. (one/agg)

Iklan anda , #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru

Iklan Anda, #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru


Media Liputan Indonesia Di Terbitkan PT. LINDO SAHABAT MANDIRI - Mengemban Tugas Sosial Kontrol Masyarakat, Bekerja Berdasarkan UU No: 40 Thn 1999 Tentang PERS | Wartawan kami di TKP dilengkapi Kartu Tugas dan ID Card PERS, Jika ada Wartawan kami menerima Suap / Imbalan terhadap narasumber harap laporkan ke Redaksi (Klik Disini) atau 08170226556 & 081259764162, kami butuh Dukungan Saran serta Kritik Anda. Kami ada untuk Anda.
Back to top button
error: ©Liputan_Indonesia...!!
Close