Keterlibatan TNI AD Dalam Swasembada Pangan Tingkatkan Panen Kedelai

Foto : Dandim 0816 Sidoarjo, Kadis Pangan dan Pertanian Kaupaten Sidoarjo, Provinsi, Danramil beserta Camat wonoayu dalam Panen Raya Kedelai.

SIDOARJO – Keterlibatan TNI, khususnya jajaran TNI AD Kodim 0816 Sidoarjo dengan Dinas Pangan dan Pertanian, menuai hasil siknifikan dalam perolehan hasil panen. Kali ini panen kacang kedelai, di desa Pagerngumbuk kecamatan Wonoayu. Kamis, (10/8/17).


Panen Raya dan Pengembangan Tanamam Aneka Kacang (kedelai) 2017, dihadiri 60 tamu undangan. Hadir dalam giat tersebut  Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf. Fadli Mulyono, Dinas pangan dan pertanian Provinsi Jawa timur Ir. Nur Falakhi, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo Ibu Ir.Handayani, Danramil Wonoayu Kapten inf Kabul T, Camat Wonoayu Ibu Prati Kusdijani S. Sos, Kadis Pertanian dan Kabupaten BALITKABI Didik, UPT PSB TPH provinsi Jatim Ir.  Sony Sumarsono, Kepala Desa Pagerngumbuk Khoirul Anam, dan para Gapoktan Juga poktan Wonoayu serta tamu undangan lainnya.

Kapten Inf.Kabul Tarmanto Danramil 0816/13 Wonoayu mengatakan,’’ Bahwa dengan adanya kegiatan ini merupakan kepercayaan yang telah di berikan oleh pemerintah daerah kepada kita, khususnya TNI AD melalui Koramil jajaran Kodim 0816 didesa Pagerngumbuk oleh karena itu kita harus betul-betul memanfaatkan kesempatan yang berharga ini, karena sebelumnya ditanami padi, setelah musim kemarau ditanami palawija (kedelai), sangat bagus hasilnya ” Terangnya.

Sementara Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf.Fadli Mulyono, juga mengungkapkan ” Program pemerintah dalam swasembada pangan ini harus semaksimal mungkin guna tercapainya target atau harapan yang di canangkan oleh pemerintah pusat. Alhamdulillah disini, desa Pagerngumbuk Kecamatan Wonoayu, hasil panen mencapai 2,4 ton perhektar ” ungkapnya.

Baca:  DPR-RI Dan Kapolda Jatim Musnahkan Narkoba Rp. 71,34 Milliar

Dinas pangan dan pertanian provinsi Jatim Ir. Nur Falakhi dalam sambutannya, ” Pada intinya bahwa apa yang sudah dilaksanakan dan dihasilkan oleh para petani khususnya desa Pagerngumbuk dengan hasil 2,4 ton perhektar merupakan pencapaian yang sangat luar biasa dan bagus. ” Kata Falakhi.

Lanjutnya, ” Ini harus kita pertahankan, kalau bisa kita tingkatkan, jadi apa saja yang menjadi kendala selama ini, alat apa saja yang mungkin masih sangat di butuhkan segera di sampaikan, akan saya tindak lanjuti dan insyaallah 2018 akan terpenuhi ” Pungkasnya.

Sementara, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian kabupaten Sidoarjo Ir. Handayani,’’ Tahun 2018 akan diberikan bibit kedelai gratis untuk petani, hasilnya tidak boleh dijual ke tengkulak atau pengusaha tahu dan tempe akan tetapi langsung akan di beli oleh bulog dengan harga yang lebih tinggi sehingga minat petani untuk menanam kedelai lebih termotivasi. ” Tutup Handayani. (ltf)

Bagikan berita ini

Baca Lainnya: