Kematian Tukang Sapu Di Jembatan Tol Suramadu, Belum Terungkap

Dibaca: 15344 kali

Surabaya, LiputanIndonesia.co.id – Kematian tukang sapu yang menjadi korban salah tembak senjata polisi dijembatan Tol Suramadu masih menjadi misteri, terjadi Jumat 26 Agustus 2016, menewaskan warga sipil Alvi Nuril Fitrah (35), warga Gedung Cowek Surabaya.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur masih belum bisa mengungkap penyebab kematian tewasnya sang tukang sapu naas itu. Sabtu, (25/3).

Sedangkan Kasus itu sudah sampai ke meja Propam polda Jatim, Sedangkan beberapa waktu lalu pihak Propam polda jatim telah mengungkap kasus penembakan Mahasiswa Jember yang dilakukan anggota Brimob dalam waktu yang singkat.

Agar tidak terulang kembali kejadian serupa, korban salah tembak senjata polisi. Kapolda Jatim didesak warga kota Surabaya segera mengusut tuntas para pelaku dan menyeret sejumlah nama-nama anggota Polrestabes Surabaya yang diduga ikut bertanggung jawab atas penyebab kematian almarhum Alvi (tukang sapu tol suramadu).

Hampir 1 tahun lamanya, kasus salah tembak belum diungkap dihadapan publik. Dan sampai hari ini, pihak keluarga korban belum mendapat informasi secara resmi dari pihak kepolisian terkait hasil bukti kepemilikan proyektil peluru yang bersarang di perut warga sipil Surabaya.

Baca:  Dihukum 13 Tahun, Tahanan Lapas Porong Kabur

Seperti yang di ungkap keluarga korban melalui ibu Nurlaila, (52). Dirinya menyesalkan pihak kepolisian sampai hari ini belum ada pihak polisi yang secara resmi menyampaikan bukti kepemilikan proyektil peluru yang menewaskan adiknya kepada keluarga.

“ Sampai hari ini keluarga belum di beri informasi secara resmi oleh pihak kepolisian terkait  bukti kepemilikan proyektil peluru yang bersarang di perut adik saya Alvi,” ucap Nurlaila saat dihubungi melalui selulernya, Selasa (14/03).

Kabid Propam Polda Jatim Kombes Pol Yoyon Tony Surya Putra , SIK, MH. (16/03). Kepada wartawan saat dikonfirmasi melalui selulernya, ia menerangkan terkait kasus salah tembak, pihak nya tidak ingin berkomentar soal itu dan pihaknya tidak segan-segan menindak anggota yang terbukti melakukan pelanggaran tindak pidana.

“ Petugas Polisi, terkait anggota yang melakukan penyimpangan dan pelanggaran, apalagi terkait tindak pidana tidak akan dibela.” Terang Kabid Propam Polda Jatim.

Ia menambahkan, ” perlu digaris bawahi. Masih banyak orang yang mau jadi polisi dan masih banyak polisi yang baik, tidak ada ruginya saya menghentikan polisi yang bermasalah itu.” pungkasnya.

Baca:  SKPD Sidoarjo Sarang Pungli, Terkait Perekrutan Pegawai Kontrak

“ Kalau tanya kasus penembakan mahasiswa Jember, saya mau komentar langsung, karena saya langsung pimpin di TKP. Tapi jika menanyakan kasus salah tembak ditol Suromadu, langsung tanyakan dan konfirmasi ke Kapolrestabes Surabaya. Karena berkas dan dokumennya sudah ditangani dan diproses oleh pihak Polrestabes.” Ucap Tony.

Disinggung terkait apakah ada sejumlah anggota dan perwira yang bakal terseret dalam kasus salah tembak yang mengakibatkan hilangnya nyawa warga sipil Surabaya, Kabid Propam Polda Jatim menjelaskan, “ Kasusnya tersebut ditangani Polrestabes Surabaya. Kalau masalah itu, saya tidak ingin berkomentar, saat peristiwa itu saya, belum menjadi Kabid Propam Polda Jatim. Jadi sebelum menjabat berkas perkara itu sudah dilimpahkan ke Polrestabes Surabaya” ujar Kabid Propam Polda Jatim.

Lanjutnya, ” Sebagai Ankumnya kan Polrestabes Surabaya, kalau bintara itu Ankum nya kan Kapolres atau Kapolrestabes. Dan jika ada perwiranya, yang mengadili adalah kami selaku pihak Propam Polda Jatim. Nanti apabila ada kendala dalam proses kasus salah tembak, nanti kita akan ikut di dalamnya.” lanjutnya.

Baca:  Ini alasan Biksu Jepang tolak bayar ongkos tilang

“Jadi saya tidak mau komentar apapun, bukan kapasitas saya untuk menjelaskan karena ditangani Polrestabes Surabaya,” ungkapnya.

Sementara itu pihak Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol M. Iqbal saat dihubungi wartawan, (23/03). Melalui telephone selulernya, baik sms dan whatsapp. Terkait proses hukum penyebab kematian almarhum Alvi Nuril Fitrah, yang dilakukan anggotanya beberapa waktu lalu, Kombes Pol M.Iqbal ” Semua masih dalam proses penyidikan, dan saya pasrahkan ke Unit Propam Polrestabes, sebab saya gak tahu kejadian kronologis awal, karena saat kejadian bukan saya Kapolrestabesnya. anda selaku wartawan silahkan kontrol saja, kita terbuka dan akan merangkul masyarakat sesuai perintah Kapolri ” Tutur Kapolrestabes Surabaya. (one)