Kawanan Spesialis Pencuri Kendaaran ‘Didorr’ Subdit III Jatanras Polda Jatim

Dok, foto Direskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Gupuh Setiyono didampingi Kabid Humas Kombes Pol Barung Mangera dan Kasubdit III Jatanras merelease hasil tindak kejahatan Curanmor

Liputan Indonesia, Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur berhasil menggulung komplotan Curanmor kendaraan roda dua. Dua tersangka dari lima tersangka lainya adalah penadah kendaraan hasil curian.

Tim unit III Subdit III Jatanras mengamankan tersangka Saiful(34), Ferdi (39), Suwondo (37), sedangkan Junaidi (38) dan Toyib (33) berperan sebagai penadah kendaraan.

Dirreskrimum Polda Jawa Timur, Kombes Pol Gupuh Setiyono menyampaikan kami Subdit III Jatanras mendapatkan informasi ada seseorang yang akan menawarkan sepeda motor hasil kejahatan di wilayah Pasuruan.

“Setelah kami mendapatkan informasi itu anggota langsung melakukan penyelidikan lebih lanjut. Ternyata ada pelaku yang menangkap 1 pelaku yaitu Toyib yang bertransaksi bersama penjual, akhirnya kami amankan dan kami kembangkan,” ujar Dirreskrimum Polda Jatim saat jumpa press, Kamis (22/8/2019).

Tim Opnal Subdit III Jatanras juga melakukan penelusuran laporan polisi ada 5 lokasi kejahatan, diantaranya 4 di Mojokerto dan 1 lokasi berada di Gresik. Diantara pelaku ada yang bubuhi timah panas lantaran melakukan perlawanan saat hendak ditangkap.

Kombes Pol Gupuh Setiyono menambahkan, Pelaku melakukan perbuatan pencurian secara bersama-sama objek benda yang dicuri adalah sepeda motor yang terparkir dengan cara merusak kunci sepeda motor menggunakan kunci t dan juga mengambil sepeda motor dengan keadaan kunci ada motor.

“Kendaraan yang dicurinya juga digunakan untuk melakukan sarana kejahatan lainnya. Sedangkan sepeda motor lainnya lagi dijual kepada penada untuk kebutuhan sehari-hari saat melakukan kejahatan,” imbuhnya.

Barang bukti yang berhasil diamankan anggota kepolisian ada 19 unit sepeda motor beserta kunci, 5 buah handphone, 1 buah pegangan kunci T, 2 buah mata Kunci T, 1 celurit dan 1 buah BPKB Honda Beat warna hitam.

Salah satu korban yang telah kehilangan motor telah dikembalikan oleh Subdit III Jatanras Polda Jatim. Sunarsih (39) menceritakan, saya memakai motor scoopy saya waktu itu lagi mengantarkan nasi ke rumah orang tua, lalu ada orang tak dikenal membuntuti saya.

“Saya Saya tidak kenal dengan 2 orang membuntuti saya dari belakang, saat saya masuk antar nasi. Ternyata 2 orang tersebut mencuri motor. Saya sempat pegang motor saya, trus langsung sama malingnya di gas kencang. Saya teriak maling, sampai orang-orang ndak ada yang bantu saya. Alhamdulillah Bapak Polisi berhasil menangkap Pencuri motor, saya berterimakasih kepada pak Polisi,” ujarnya Sunarsih.

Polda Jawa Timur juga menghimbau, kalau ada pemilik motor yang telah kehilangan dan kebetulan ada disini (Polda Jatim), mohon untuk membawa surat-surat bukti kepemilikan lengkap kendaraan dan Subdit III Jatanras akan proses lalu di kembalikan kepemilik kendaraan.

Guna mepertanggung jawabkan perbuatan, tersangka Saiful, Ferdi, dan Suwono desain grafis melanggar tindak pidana pencurian dengan kekerasan atau hambatan dalam pasal 365 KUHP, 363 KUHP subsider pasal 362 KUHP. Sedangkan Toyib dan Junaedi disangkakan melanggar tindak pidana persekongkolan sebagai penadah yang dimaksud pasal 481 KUHP subsider pasal 480 KUHP.
(Tjn)

Berita Terkait

Media Liputan Indonesia Di Terbitkan PT. LINDO SAHABAT MANDIRI - Mengemban Tugas Sosial Kontrol Masyarakat, Bekerja Berdasarkan UU No: 40 Thn 1999 Tentang PERS | Wartawan kami di TKP dilengkapi Kartu Tugas dan ID Card PERS, Jika ada Wartawan kami menerima Suap / Imbalan terhadap narasumber harap laporkan ke Redaksi (Klik Disini) atau 08170226556 & 081259764162, kami butuh Dukungan Saran serta Kritik Anda. Kami ada untuk Anda.
Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker