Kasus Vlog “Idiot”, Ahmad Dhani Dituntut 1 Tahun 6 Bulan Penjara oleh JPU

Pasang Iklan Disini
Foto: Politisi partai Gerindra Ahmad Dhani Prasetyo (ADP) saat menjalani Sidang di Pengadilan Negeri Surabaya.

Liputan Indonesia | SURABAYA – Politisi partai Gerindra Ahmad Dhani Prasetyo (ADP) yang menjadi terdakwa kasus ujaran kebencian, Jaksa penuntut umum (JPU) meminta majelis hakim mengganjar hukuman satu tahun enam bulan penjara.

Dalam tuntutannya itu, JPU Hari Rahmat Basuki mengatakan, ” Semua unsur dalam Pasal 27 ayat 3 UU No 11 Tahun 2008 tentang ITE terpenuhi semua. Mengajukan tuntutan agar terdakwa dijatuhi hukuman selama 1 tahun 6 bulan,” ucapnya saat sidang diruang sidang Cakra, Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (23/4/2019).

Iklan anda Banner Lindo

Sementara, Ketua Majelis Hakim R. Anton Widyopriono menjadwalkan sidang dua minggu berikutnya, Selasa (7/5/2/2019), dengan agenda pembacaan pembelaan dari pihak ADP.

Sedangkan, Terdakwa ADP datang dan menjalani sidang selang satu minggu setelah Prabowo-Sandi kalah dalam versi quick count dalam Pilpres 2019. JPU Hari Rahmad Basuki menambahkan, ” Tuntutan itu diajukan setelah mempertimbangkan sejumlah fakta, dan beberapa hal yang meringankan atau memberatkan terdakwa, ” ujarnya.

Pasang Banner Iklan Disini

” Ada perihal yang memberatkan adalah perbuatan yang didakwakan itu membuat masyarakat terpecah bela. Sementara yang meringankan, ADP bersikap sopan selama menjalani persidangan, ” kata JPU.

Dalam kasus yang didakwakan pada ADP ialah, ucapannya di Hotel Mojopahit pada Sabtu (26/8/2018), saat akan menghadiri undangan panitia tagar 2019 ganti presiden di Monumen Tugu Pahlawan dengan mengatakan kalimat “Idiot” kepada para pendemo.

Saat itu ADP mengatakan kalimat ujaran kebencian, yang menyebut kelompok penolak deklarasi #2019 Ganti Presiden di Surabaya dengan kata-kata “Idiot”, yang kemudian di sebar di media sosial miliknya. (awr)

Baca juga:  Oknum Kepala Sekolah Swasta Lakukan Cabul Terhadap Muridnya Yang Sedang Berzikir
Tempat iklan banner anda
Media Liputan Indonesia Di Terbitkan PT. LINDO SAHABAT MANDIRI - Mengemban Tugas Sosial Kontrol Masyarakat, Bekerja Berdasarkan UU No: 40 Thn 1999 Tentang PERS | Wartawan kami di TKP dilengkapi Kartu Tugas dan ID Card PERS, Jika ada Wartawan kami menerima Suap / Imbalan terhadap narasumber harap laporkan ke Redaksi (Klik Disini) atau 08170226556 & 081259764162, kami butuh Dukungan Saran serta Kritik Anda. Kami ada untuk Anda.
Back to top button
error: ©Liputan_Indonesia...!!
Close