Kapolda Jatim Apresiasi Kapolresta Sidoarjo, terkait gerebek jutaan PIL PCC

Dibaca: 12765 kali

SIDOARJO – Keberhasilan Polresta Sidoarjo gerebek jutaan pil PCC mendapat apresiasi Kapolda Jatim Irjen Pol. Machfud Arifin dengan turun langsung ke Polsek Wonoayu guna pres rilis Kamis (18/1).Keberhasilan jajaran Polresta Sidoarjo teta mengembangkan kasus penggerebekan jutaan pil PCC (paracetamol cafein dan carisoprodol), Somadril dan Dextrometropan  (DMP) di rumah kontrakan Imam Mukhlison (51) warga RT 7 RW 2 Desa Sawocangkring Kecamatan Wonoayu.

Hadir dalam rilis pengungkapan pil PCC tersebut kapolda jatim Irjen Pol Machfud arifin,Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Himawan bayu Aji,Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf.Fadli Mulyono,Dirreskoba Polda Jatim, Kombes Pol Gagas Nugraha ,Kasat Narkoba Kompol Sugeng Purwanto,Kasi Propam AKP.Agung,serta Kepala Bakesbang Pol Mulyawan dan jajaran Forkopimka Kecamatan Wonoayu,Danramil 0816/13 Wonoayu kapten Inf.kabul Tarmanto,Kapolsek Wonoayu AKP.Heri Siwoko,dan Camat Prati Kusdijani beserta anggota Koramil dan Polresta Sidoarjo.

Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin dihadapan puluhan wartawan Kamis (18/1)menyatakan tersangka Imam ini merupakan jaringan peredaran pil PCC yang digrebek di Citra Land Surabaya dengan tersangka Sugeng. “Imam merupakan komplotan Sugeng yang pernah menjadi DPO,” tutur Kapolda  saat rilis di Mapolsek Wonoayu.

Baca:  Hak Angket Terhenti, Nasdem Demokrat Keok Ditangan 5 Fraksi

,’’Tersangka pembuat Pil PCC  ini termasuk salah satu jaringan rangkaian dari Citra Land Surabaya yang sudah tertangkap dua bulang lalu,pada saat penggrebekan di Citra Land Surabaya terdapat sekitar 3 juta PCC,  itu sama dengan yang ada di Sidoarjo’’.

Kesemuanya adalah obat-obatan. yang terlarang tidak sembarangan untuk diedarkan. Di Sidoarjo ini sebanyak 5.395.000 butir, yang terdiri dari PCC sebanyak 375.000 butir, DMP 3.600.000 butir, dan Somadril 1.420.000 butir,dan tersangka yang saat ini tertangkap ini juga salah satu tersangka yang tertangkap sebelumnya di Citra Land sebanyak empat orang. Kemudian yang tersangka Wonoayu ini dia berhasil kabur lari ke Kalimanatan,ujar Kapolda.

Machfud menjelaskan, Imam sebelumnya menjadi buruan dan melarikan diri ke Kalimantan. Saat pulang ke Sidoarjo, ternyata Imam masih menyimpan ratusan dos pil di dalam rumah kontrakan tersebut.Dalam rumah kontrakan itu, kami menyita sebanyak 5.355.000 butir pil siap edar,untuk pemasok dua tersangka Sugeng dan Imam yang diduga berasal dari Jawa Tengah, juga menjadi target buruan. Pihaknya akan bekerjasama dengan Polda setempat untuk mengungkap pemasok pil yang membahayakan ini,pungkas Machfud.

Baca:  Gubernur Jatim: Seni Wayang Kulit jadi tuntunan dan tontonan bermanfaat

Machfud menambahkan,efek dari mengkonsumsi pil ini akan berdampak munculnya halunisasi dan lainnya. “Pil ini kalau dikonsumsi secera berelebihan atau tanpa resep dokter, akan membawa dampak yang membahayakan penggunanya.,” jelasnya.

Diketahui sehari sebelumnya, Polresta Sidoarjo berhasil menggerebek rumah yang menyimpan jutaan pil yang terdiri dari tiga jenis. Dari penggerebekan yang dipimpin lansung oleh Kapolresta Sidoarjo Kombespol Himawan Bayu Aji dan Kasat Reskoba Polresta Sidoarjo Kompol Sugeng Purwanto itu, petugas mengamankan 5.355.000 butir pil tiga jenis tersebut.

Rincian dari jenis pil yang diamankan dalam penggerebekan kemarin, petugas menyita pil jenis Somadril 1.440.000 butir, PCC sebanyak 315.000 butir dan DMP sebanyak 3.600.000 butir.Dan tersangka ini akan di jerat dengan UU Kesehatan nomor 36 tahun 2009 dengan pasal 196 dan pasal 197 dengan ancaman 10 tahun keatas,” tegasnya. (Jun)