Kantor Media Jawapes Dirusak, Polisi Tak Serius Menangani | Liputan Indonesia
, #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru

Kantor Media Jawapes Dirusak, Polisi Tak Serius Menangani

Advertisement , #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru

, #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaruLiputan Indonesia || Sampang, – Dugaan di peti kemaskan dan Ketidak Profesionalan Kinerja Aparat Penegak Hukum PolresSampang dalam menidak lanjuti laporan masyarakat mulai terlihat jelas. Kali ini, Laporan Penyerangan Kantor media Jawapes Biro SampangMadura Jawa Timur, Sudah hampir Tiga bulan lamanya, tapi tidak ada tanda terungkap siapa pelakunya.

Rifai selaku Kabiro Jawapes Sampang mengatakan, ” Padahal belakangan ini kinerja oknum Polres Sampang sering di viralkan diberbagai sosmed dan media masa tentang keberhasilan mengungkap berbagai kasus, seperti kasus kriminal maupun Narkoba, Apa mungkin itu hanya pencitraan semata demi menutupi berbagai kekecewaan masyarakat?, memang begini kalau media yang meminta bantuan polisi, coba kalau mereka diberitakan jelek, walaupun malam hari mereka menghubungi kita, media itu di mata polisi dipandang sebelah mata, diperlukan jika mereka butuh pencitraan, ” ujarnya.

Lanjutnya, ” Saya meminta kepada penyidik untuk melimpahkan laporannya ke Polda Jatim jika memang PolresSampang tidak mampu mengungkap kasus tersebut, supaya masyarakat bisa memepercayai lagi bahwa polisi benar benar menegakkan keadilan serta betul betul melindungi masyarakat dan tidak tumpul keatas tajam kebawah, ” ucapnya. Rabu (14/8/19).

Masih Rifai, dirinya sering mempertanyakan perkembangan laporannya kepada petugas yang menangani di Polres Sampang. Tapi dengan tegas Penyidiknya menyatakan tidak bisa mengungkap apalagi menangkap pelakunya,

” Menurutnya karena tidak ada saksi saat kejadian jadi tidak bisa mengungkap. Maunya petugas akan menindak jika korban ada, saksi ada dan pelaku jelas sehingga mudah menangkapnya,” kesal Rifai.

Polisi Saat dikonfirmasi pada AKP Subiyantana selaku kasat Reskrim Polres Sampang melalui WhatsApp terkait Laporan tersebut dirinya tidak bisa menjabarkan dengan jelas kesulitan terkait penyidikan kasus tersebut .

Iklan anda , #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru

, #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru

” Iya mas terkait proses penyelidikan kita akan maksimalkan mas. Kapan kita bisa ketemu di kantor mas agar bisa koordinasi, biar lebih jelas permasalahannya,” jawab AKP Subiyantana.

Biro Hukum Media Jawapes, Sugeng Nugroho, SH., sangat menyesalkan keterlambatan Polres Sampang dalam menyikapi adanya laporan masyarakat.

“Aturan pengaduan masyarakat sejak diterima Kepolisian paling lambat dalam waktu 20 (dua puluh) hari wajib memberikan tanggapan atau jawaban kepada pengadu/pelapor dan paling lambat 90 (sembilan puluh) hari wajib menyelesaikan permasalahan yang diadukan/dilaporkan, ” tutur Sugeng Nugroho.

” Jika masih belum terselesaikan pejabat penerima pengaduan wajib membuat laporan tertulis disertai alasan yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan kepada atasan langsung untuk diteruskan kepada Irwasum Polri, ” pungkas Sugeng. (Red)

Iklan Anda, #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru


Media Liputan Indonesia Di Terbitkan PT. LINDO SAHABAT MANDIRI - Mengemban Tugas Sosial Kontrol Masyarakat, Bekerja Berdasarkan UU No: 40 Thn 1999 Tentang PERS | Wartawan kami di TKP dilengkapi Kartu Tugas dan ID Card PERS, Jika ada Wartawan kami menerima Suap / Imbalan terhadap narasumber harap laporkan ke Redaksi (Klik Disini) atau 08170226556 & 081259764162, kami butuh Dukungan Saran serta Kritik Anda. Kami ada untuk Anda.
Back to top button
error: ©Liputan_Indonesia...!!
Close