Kakek Tua Renta Tega Cabuli Cucunya Sendiri 

Surabaya | LiputanIndonesia.co.id, – Seorang kakek renta dan tuli tega mencabuli cucunya sendiri, korban berinisial BI(6) yang masih duduk dibangku TK (taman kanak kanak) Besar diwilayah Surabaya menjadi korban pencabulan kakeknya sendiri.

banner premium liputan indonesia murah 1jt 1minggu di setiap postingan

Pelaku bernama Masrikin (50) yang bekerja sebagai tukang becak beralamat jl.lebak surabaya ini dibekuk polisi dan terpaksa harus berurusan dengan Unit PPA Polrestabes surabaya.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga membenarkan perkara itu ” Korban masih dibawah umur dan cucunya sendiri yaitu BI, anak kandung dari adiknya dicabuli hingga korban menangis kesakitan dan kini pelaku sudah kita amankan berdasarkan laporan adiknya”. kata Shinto,(19/4).

Masrikin melakukan aksi bejatnya pada sa’at korban bermain (09/04/17) dan di panggil oleh pelaku lalu diajak masuk kedalam kamar tersangka, dan disitulah aksi kakek ini beraksi dengan cara memelorotkan celana korban sampai paha lalu korban dipangku. dengan posisi korban dibelakang dan akhirnya pelaku memasukkan alat vitalnya dan menggoyangkan pantat korban hingga menangis kesakitan.

Masrikin kini mendekam di hotel Melati Polrestabes Surabaya dengan Ancaman hukuman minimal 5 Tahun penjara dengan pasal pasal 81 ayat 2 dan ayat 3 UURI No.35 tahun 2014 tentang perubahan atas UURI 23/2002 Tentang perlindungan anak dibawah umur. (awr/rhm)

Baca:  Polres Bangkalan : Oknum PNS Dinas Perijinan Pemkab Pungli Terjaring OTT

Baca Lainnya:

Media Liputan Indonesia Di Terbitkan PT. LINDO SAHABAT MANDIRI - Mengemban Tugas Sosial Kontrol Masyarakat, Bekerja Berdasarkan UU No: 40 Thn 1999 Tentang PERS | Wartawan kami di TKP dilengkapi Kartu Tugas dan ID Card PERS, Jika ada Wartawan kami menerima Suap / Imbalan terhadap narasumber harap laporkan ke Redaksi (Klik Disini) atau 08170226556 & 081259764162, kami butuh Dukungan Saran serta Kritik Anda. Kami ada untuk Anda. Bekerja Berdasarkan UU No: 40 Thn 1999 Tentang PERS