Jatim: Warga 3 Kabupaten Terkena Dampak Cuaca Buruk | Liputan Indonesia
, #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru

Jatim: Warga 3 Kabupaten Terkena Dampak Cuaca Buruk

Advertisement , #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru

BENCANA BANJIR DI TIGA KABUPATEN

Jatim, Liputan Indonesia – Kekuatiran akan bencana banjir, pohon tumbang, dan longsor dampak dari cuaca ekstrim mulai dirasakan warga. Kondisi tersebut terjadi di tiga kabupaten di Jawa Timur, yaitu Kabupaten Nganjuk, Kota Mojokerto, dan Kabupaten Magetan.

” Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemerintah Provinsi Jatim Pak Sudarmawan baru saja kontak ke saya, menginfokan adanya banjir di Nganjuk, serta banyaknya pohon tumbang di Mojokerto dan Magetan,” Tutur Benny Sampir Wanto. Selaku Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Jatim. Senin, (30/1/17).

Lanjutnya, Nganjuk juga banjir terjadi di Kecamatan Bagor pukul 13: 15 WIB. Karena guyuran hujan yang cukup deras, mengakibatkan debit air dari sungai widas tinggi. Banjir terjadi Di Dusun Sawunggaling Desa Bagor kulon dimana air sungai meluap ke pemukiman warga di tiga RT, yaitu RT 01, 02 Rw 06  dengan ketinggian air 30 cm.

 “Saat ini air sudah mulai surut, Babinsa setempat, Tim Reaksi Cepat BPBD, Tagana masih monitor keadaan air yang meluap ke jalan,” ujarnya mengutip penjelasan Kepala BPBD Jatim Sudarmawan yang saat ini masih menghitung kerugian akibat banjir.

Sementara itu, Senin, hari ini pukul 14.30 WIB tadi, akibat angin kencang, sebanyak empat pohon tumbang di empat jalan di Kabupaten Mojokerto, yaitu di Jl. Gajah Mada, depan klenteng mojosari dan Ds. Menanggal Mojosari, serta di depan  SMK Habibi Pungging yang menimpa sebuah bengkel motor.

Iklan anda , #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru

” Tim terkait Kabupaten Mojokerto yaitu BPBD, Damkar, Tagana, dan warga setempat telah bahu membahu menyingkirkan pohon-pohon tersebut, sehingga lalu lintas tidak terganggu,” ujarnya.

Sementara  di Kelurahan Sarangan Plaosan Magetan, angin kencang yang mengakibatkan robohnya beberapa pohon sempat menimpa rumah warga-walaupun tidak mengakibatkan korban jiwa dan menghambat laju kendaraan R2 dan R4, serta penutupan jalur pendakian Cemoro Sewu sampai dengan malam ini.  Kesadaran warga dan tim Pemda setempat yang bagus sehingga jalan-jalan tersebut akhirnya dapat dilalui kembali.

” Kondisi alam seperti ini diperkirakan sampai dengan Maret, untuk itu masyarakat agar lebih berhati-hati, dan meningkatkan kewaspadaan ketika hujan datang,” Ujar Benny kepada BPBD Prov. Jatim.

lanjutnya Benny, Ia telah memerintahkan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya dampak ekstrim cuaca buruk, dengan berbagai kegiatan.

Diantaranya, melakukan kegiatan-kegiatan pencegahan dan kesiapsiagaan bencana, termasuk simulasi bencana seperti gladi posko dan posko siaga bencana melalui peringatan dini bersumber dari data. Juga, pengembangan desa tangguh desa tanggap bencana serta sekolah tangguh bencana.

Penulis: (one)
Editor: (red)

Iklan Anda, #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru


Media Liputan Indonesia Di Terbitkan PT. LINDO SAHABAT MANDIRI - Mengemban Tugas Sosial Kontrol Masyarakat, Bekerja Berdasarkan UU No: 40 Thn 1999 Tentang PERS | Wartawan kami di TKP dilengkapi Kartu Tugas dan ID Card PERS, Jika ada Wartawan kami menerima Suap / Imbalan terhadap narasumber harap laporkan ke Redaksi (Klik Disini) atau 08170226556 & 081259764162, kami butuh Dukungan Saran serta Kritik Anda. Kami ada untuk Anda.
Back to top button
error: ©Liputan_Indonesia...!!
Close