Jadikan Kulonprogo Zero Waste 2020, Bupati Tekankan MoU dengan PETANI

0
1877

Liputan Wates, Kulonprogo – Jajaran pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Persaudaraan Mitra Tani Nelayan Indonesia (PETANI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang diwakilkan oleh Sekretaris DPW PETANI DIY, Asti Irwandiyah didampingi oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PETANI Kabupaten Kulonprogo Wiwit Suroto melakukan pertemuan dengan Bupati Kulonprogo dr. Hasto Wardoyo bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kulonprogo. Terkait Pencanangan Gerakan 2020 Kulonprogo Zero Waste bertempat di Kantor Bupati, Wates, Kabupaten Kulonprogo. Kamis (3/5).

Pada pertemuan ini Bupati Kulonprogo menyambut baik dan sangat setuju dengan program yang akan dilakukan oleh DPW PETANI DIY dan DPC PETANI Kabupaten Kulonprogo yang memaksimalkan pengolahan limbah yang ada di Kabupaten Kulonprogo.

Bupati Kulanprogo dr. Hasto Wardoyo yang didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kulonprogo Arif Prastowo menginginkan agar DPW PETANI DIY melalui DPC PETANI Kabupaten Kulonprogo untuk segera melakukan nota kerjasama atau Memorandum Of Understanding (MOU) dengan Pemerintah Kabupaten Kulonprogo. Yang dalam hal ini, Bupati langsung supaya bisa segera bekerja dan berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait di lingkup Kabupaten Kulonprogo.

Baca juga:  Gubernur Jatim Raih Penghargaan Kepala Daerah Inovatif

Sekretaris DPW PETANI DIY Asti Irwandiyah bersama Ketua DPC PETANI Kabupaten Kulonprogo Wiwit Suroto, menyatakan dukungannya atas rencana (MoU) tersebut.

“Kami siap bekerjasama dan berkoordinasi kegiatan tersebut, dengan dinas-dinas terkait dilingkup Kabupaten Kulonprogo,” katanya.

Asti juga menambahkan, bahwa sesuai arahan Ketua Umum PETANI Satrio Damardjati, untuk saat ini secara organisasi PETANI sudah harus memulai dan fokus pada kawasan pertanian berbasis ekologi dan kearifan lokal.

Selain itu, bahwa Program Pengolahan Limbah Menuju Kulonprogo Zero Waste 2020 atau lebih dikenal sebagai Gerakan 2020 Kulonprogo Zero Waste akan didampingi oleh Peter Michael Duenninger Tenaga Ahli dan juga Relawan Bidang Lingkungan Hidup DPW PETANI DIY

“Dia merupakan seorang warga negara Jerman yang fokus pada pengolahan limbah dan lingkungan hidup,” jelas Asti.

Sebelum selesai pertemuan ini, Bupati Kulonprogro yang juga merupakan seorang dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada (UGM) mengatakan agar secepatnya program ini segera dimulai.

“Kedepannya melalui program dan gerakan Zero Waste, berharap secara bertahap akan berkurang dan sama sekali tidak ada lagi limbah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) untuk mengurangi penyebaran infeksi atau sumber penyakit,” pungkasnya.

Baca juga:  Pakde Karwo: Program Dual Track Perkuat Pendidikan Vokasional di Jatim

(Sumber: DPW PETANI DIY dan DPC PETANI Kab. Kulonprogo).

(Red: Bidang Propaganda dan Jaringan PETANI).

Editor : Erik Prastyo

Bagikan berita ini

Berita Video

#infolinksbanner_dapatduitonline
hak-jawab-hak-koreksi-hak-tolak-lindo iklan-adsense
#infolinksbanner_dapatduitonline