Inilah Sejarah Awal Media Online di Indonesia Maju Pesat

Advertisement Inilah Sejarah Awal Media Online liputan Indonesia Maju Pesat di dunia, #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru
Inilah Sejarah Awal Media Online liputan Indonesia Maju Pesat di dunia, #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru
Sumber foto: Dokumen Pribadi/Dominggus Kellen ][ Perlu diketahui, Sejarah Awal Media Online di Indonesia Maju Pesat.
Penyebab ramainya media online adalah Internet menjadi pemicu utama dalam kemajuan teknologi informasi, dan media online pun hadir guna memberikan informasi tercepat dibanding media cetak.

Menjadi wadah atas nama kecepatan dan kebutuhan akan informasi bagi khalayak”

Jaringan internet dikembangkan dan diujicobakan pertama kali tahun 1969 oleh US Departement of Defense dalam proyek ARPANet (Advanced Research Project Network). Sejak itu perkembangan internet berlangsung sangat pesat. Salah stau faktor yang berperan menjamurnya pemakaian internet di seluruh dunia adalah perkembangan World Wide Web (WWW) yang dirancang oleh Tim Berners-Lee dan staf ahlinya di laboratorium CERN (Conseil European pour la Recherche Nucleaire) di Jeneva Swiss tahun 1991.

Selain itu, faktor pendorong revolusi internet adalah daya tarik utama internet yang meliputi: communication, information retrieval and information search.

                   

Dalam hal daya tarik komunikasi, internet menawarkan kemampuan berkomunikasi secara elektronik (via email, chatting) yang relatif mudah, murah selama 24 jam. Internet juga memberikan kemungkinan dan kemudahan untuk mencari dan mengakses berbagai macam informasi, seperti untuk kepentingan penelitian, pengambilan keputusan suatu organisasi hingga untuk mengakses berbagai situs.

Sejarah perkembangan media online di Indonesia tidak terlepas dari munculnya jaringan internet pada tahun 1990-an. Kita patut berterimakasih kepada para pencetus jaringan internet di Indonesia diantaranya, Rahmat M. Samik-Ibrahim, Suryono Adisoemarta, Muhammad Ihsan, Robby Soebiakto, Putu Surya, Firman Siregar, Adi Indrayanto, Onno W. Purbo. Nama-nama tersebut yang telah mengembangkan jaringan internet, yang mana bermula dari sebuah proyek hobi tentang jaringan internet.

Iklan anda Inilah Sejarah Awal Media Online liputan Indonesia Maju Pesat di dunia, #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru

Inilah Sejarah Awal Media Online liputan Indonesia Maju Pesat di dunia, #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbarumedia online liputan indonesia nomer satu #1

Tercatat dalam sejarah media online Indonesia, situs berita yang pertama tayang yakni (www.republika.co.id). Republika.co.id tayang perdana pada 17 Agustus 1994 tepat setahun setelah Harian Republika terbit. Berikutnya apda tahun 1996, tempo yang menganggur karena pembredelan oleh rezim Orde Baru pada tahun 1994, kemudian mendirikan tempointeraktif.com sekarang (tempo.co).

Bisnis Indonesia juga meluncurkan situsnya pada 2 september 1996. Setahun berikutnya harian Waspada di Sumatera Utara meluncurkan waspada online (www.waspada.co.id) pada 11 Juki 1997.

Tak lama setelah waspada online diluncurkan giliran komaps online (www.kompas.com) pada 22 Agustus 1997. Situs-situs terbutlah merupakan generasi pencetus media online di Indonesia. Konten yang dimuat dalam situs online hanya memindahkan halaman edisi cetaknya ke internet, terkecuali tompointeraktif yang sudah tidak memproduksi edisi cetaknya.

Detik hadir sebagai pelopor. Media online generasi pertama yang sifatnya statis yang mana hanya memindahkan versi cetaknya pada situs online di rubah oleh detik.com. detik.com digagas oleh 4 sekawan yaitu Budiono Darsono, Yayan Sopyan, Abdul Rahman dan Didi Nugarahadi, detik.com diunggah pertama kali pada 9 Juli 1998. Detik.com berdiri sendiri tanpa adanya media cetak, detik muncul sebagai media online yang mandiri. Meski menyandang nama detik, tidak ada kaitanya dengan Tablod detik dan Detak kecuali bahwa Budiono dan Sopyan pernah menjadi editor di Tabloid Detik.

Tanpa dukungan dari media cetak seperti media online generasi pertama, detik.com menyodorkan gaya baru yang lebih ringkas to the point. Berdasar pada kecepatan dan aktual, berita deik.com tidak selalu lengkap dengan 5W+1H seperti kaidah yang ada pada jurnalistik. Budiono sang penulis detik.com mengenalkan rinning news, yakni sebuah penyajian berita serial yang meniru breaking news satsiun berita CNN hal yang sama pun telah diterapkan pada kantor-kantor berita asing seperti AP, AFP dan Reuters. Gaya baru ini sangat relevan dengan zaman globalisasi internet yang memudahkan pengguna dalam mengakses, serta keterbatasan waktu.

Tahun 2000-2003 boomingnya Dotcom dan Kejatuhanya. Indonesia pun merasakn pengaruh dari gelombang ini . Situs-situs lokal mulai bermunculan termasuk situs-situs berita. Beberapa situ-situs berita yang lahir pada era ini diantaranya astaga.com, satunet.com, lipposatar.com, kopitime.com dan berpolitik.com. situs-situs tersebut di sokong oleh pemodal berkatong tebal.

Euforia online ditanah air tidak bertahan lama. Tumbuhnya semangat dari media-media online yang bermunculan tidak didukung dengan aspek bisnis yang baik. Memasuki tahun 2002 satu per satu berguguran, biaaya oprsional yang tak mampu di handle.

Meski dilanda krisis media-media online speprti detik.com, kompas.com dan tempointeraktif.com. dua media selain detik.com ini bertahan berkat sokongan dana dari media cetaknya. Republika.co.id juga masih bertahan dengan memperbaiki tampilanya pada tahun 2003.

Setelah 2003 musim semi bagi para pebisnis dotcom ini. Awal 2003 nkapan lagi.com muncul. Pendirinya dalah Steve Cristian bersama rekanya yang baru saja pulang kuliah dari Australia mengusung sebuah situs hiburan dan menjadi populer di jagat internet Indonesia. Menjelang tahun 2004, prahara yang nyaris meluluhlantakkan bisnis dotcom di tanah air seperti terlupakan.

Memasuki tahun 2006, grup PT Media Nusantara Citra (MNC) yang memiliki tiga stasiun televisi yaitu RCTI, Global TV, dan TPI yang kemudian berubah menjadi MNC menyiapkan situs www.okezone. com . “Secara resmi diluncurkan (commercial launch) pada 1 Maret 2007,” kata Pemimpin Redaksi okezone. com, M Budi Santosa.

Okezone menjadi penanda bangkitnya lagi kegairahan pada media online di Indonesia. Tak lama setelah okezone. com, Grup Bakrie yang sedang mengonsolidasikan dua stasiun televisinya dalam anak grup Visi Media Asia (VIVA) juga tertarik ikut bermain di media online. Mei 2008, empat wartawan Tempo, dua di antaranya baru saja usai sekolah di Amerika Serikat dan Inggris, menawarkan sebuah konsep media online baru. Sebelumnya, mereka menawarkan konsep ini kepada Tempo, tapi tak mendapat respons memadai. Masih di tahun yang sama kompas.com dan tompointeraktif.com berlomba-lomba untuk memperbaiki maslah-masalh dan ketertinggalan di era yang semakin maju ini.

Selepas 2003, situs-situs berita yang mewarnai jagad maya tanah air tampil lebih atraktif. Seiring perkembangan teknologi internet yang hadir dengan web 2.0-nya, situs-situs itu mulai membuka ruang terjadinya interaksi antar pembaca di situs mereka. Pembaca dapat memberikan komentar pada berita.

Disediakan pula ruang diskusi dalam forum. Partisipasi pembaca diberi ruang lebih luas dalam layanan blogging. Detik. com menyediakan detikblog, sementara Kompas.com membuka Kompasiana.

Pendatang pemula di era milenial tepatnya tahun 2014 lahir media yang sifatnya umum yaitu Liputan Indonesia dengan konsep dan materi berita berita terbaru seputar peristiwa yang sedang terjadi atau kasus yang sedang ramai dibicarakan publik (Hard News), hingga kini masih eksis walaupun diterma ujian dan intimidasi dari narasumber target.

Sumber:

1. Aliansi Jurnalisme Independen (AJI)

2. Hobbes’ Internet Timeline 24 ,

3. Kompasiana.com

🔴 Baca Lainnya:

Advertisement Inilah Sejarah Awal Media Online liputan Indonesia Maju Pesat di dunia, #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru
Iklan AndaInilah Sejarah Awal Media Online liputan Indonesia Maju Pesat di dunia, #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru


Media Liputan Indonesia Di Terbitkan PT. LINDO SAHABAT MANDIRI - Mengemban Tugas Sosial Kontrol Masyarakat, Bekerja Berdasarkan UU No: 40 Thn 1999 Tentang PERS | Wartawan kami di TKP dilengkapi Kartu Tugas dan ID Card PERS, Jika ada Wartawan kami menerima Suap / Imbalan terhadap narasumber harap laporkan ke Redaksi (Klik Disini) atau 08170226556 & 081259764162, kami butuh Dukungan Saran serta Kritik Anda. Kami ada untuk Anda.
Back to top button
error: ©Liputan_Indonesia...!!
Close