Imigrasi Kelas III Pamekasan Sarang Pungli, Calo dan Oknum Pejabat Kolaborasi

0
Dibaca: 15700 Kali


Pamekasan – Tidak adanya tindakan tegas dari pihak terkait, membuat para oknum pejabat Imigrasi kelas lll Pamekasan bebas melakukan pungutan liar (pungli),  bekerjasama dengan para calo atau yang biasa disebut biro jasa.

Walaupun terpampang  larangan Kementrian Hukum dan HAM RI dan Dirjen Imigrasi terkait Pungutan Liar (Pungli), tidak dihirauhkan oleh pejabat di Kanim Kelas III Pamekasan.

Pasalnya, dengan adanya temuan Tim Wartawan liputan indonesia dan LSM Lasbandra kuat dugaan adanya kolaborasi oknum calo atau biro jasa dan oknum pejabat Imigrasi guna memuluskan kepengurusan paspor dikantor Imigrasi kelas Kelas III Pamekasan Jl. Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, dengan membayar lebih mahal jamin bisa. Rabu (29/18)

Kepada Tim Liputan indonesia di lapangan inisial W mengatakan, “Saya gak tau kalau dulu ibu saya punya paspor akhirnya ngurus ke tolak sistem beda tahun, akhirnya saya di bantu soleh saya juga baru kenal juga jadi selanjutnya yang bantu dari bikin surat kehilangan, proses BAP dan sampai foto yang mengkondisikan, ya soleh itu karena jalurnya pake jalur khusus gak seperti orang orang pada umumnya”. Ucapnya

Baca juga:  Ahok Dinyatakan Bersalah, Divonis Dua Tahun Penjara

Lanjut “W” juga mengungkapkan kekesalannya, “Awalnya saya pikir hanya 2,5 juta tapi setelah mau proses foto diminta 1,5 lagi lah terakhir dikabari paspornya minta tambahan lagi, saya merasa di kerjai tapi mau gimana lagi setelah rembukan sama keluarga ya terpaksa saya bayar informasinya dari pak soleh itu, Yang meminta Bapak Hari itu. karena ada uang tambahan untuk mengkondisikan sampai ke tingkat jakarta. ” Tambahnya

Terpisah Hari Kasi lalintuskim saat di konfirmasi tim liputan indonesia menuturkan tidak menerima dan tidak meminta uang tersebut,” saya tidak merasa minta uang ke soleh, soleh itu memang teman saya dia minta tolong saya waktu itu, memang dia ngomong gitu ada buktinya ” tegasnya.

Pentingnya tindakan tegas kepada pihak oknum yang meminta uang tambahan guna melancarakan pembuatan Paspor membuat warga tercekik, perlunya pengawasan dari berbagai pihak,  terutama tim saber pungli untuk menindak lanjuti kasus pungli di kantor Imigrasi kelas lll Pamekasan yang telah berjalan lama. (icl)

Baca juga:  Sidang Kriminalisasi Jurnalis Sidoarjo, Ahli Pers: Dewan Pers Ngawur