IKAMI Sulsel Surabaya Lantik Ketua Baru di Kantor Kadin Jatim

0
Dibaca: 1430 Kali

Surabaya – Acara Pelantikan Pengurus Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa/siswi dan Pelajar Indonesia (IKAMI) Sulawesi Selatan (Sulsel) Cabang Surabaya periode 2018/2019, yang dilaksanakan di Kantor Kadin Jatim. Jum’at, (9/11/18).

Ketua IKAMI Sulsel Cabang Surabaya periode 2018/2019 saat ini yang terpilih adalah Wardiman Jaya Rahmat.

Dalam acara ini turut dihadiri para pengurus alumni dan baru, serta mengundang tokoh agama, masyarakat Sulawesi yang telah lama menetap di kota Surabaya, Daeng La Nyalla Mattaliti selaku Ketua Kadin Jatim, Daeng Nurdin Longgari selaku Tokoh seni, jurnalis dan tokoh Sulsel, Drs, M. Idris Thalib, Muhammad Alyas. SH,. MH., M. Yusuf selaku perwakilan partai Bulan Bintang.

Idris dalam pidatonya mengatakan, ” Saya senang sekali masyarakat Sulawesi bisa berkumpul dalam acara pelantikan IKAMI Surabaya. Saya berharap bagi para pemuda-pemudi penerus ini bisa memberikan warna baru dalam memberikan contoh baik di lingkungannya, dalam perilaku dan ahklaq. Tak lupa saya ucapkan selamat bagi ketua pengurus IKAMI cabang Surabaya, kedepan supaya bisa melaksanakan tugas sesuai tupoksinya.” Ujar Idris.

Baca juga:  Sambut Idul Adha 2017, Polres Sumenep sosialisasi keamanan dan atur lalin

Sementara, M. Alyas dalam sambutan pidatonya mengatakan, ” Kita harus menghormati ibu kita, sebab kita menjadi begini ini karena beliau, jangan pernah melawan ibu kita, dan saya berpesan kepada IKAMI Surabaya ini agar rukun dan selalu berbuat positif dengan para IKAMI se Indonesia. Kegiatan ini adalah momen untuk silahturrahmi dan bisa melihat tarian budaya dari Sulsel.” Tuturnya.

Lanjut M. Alyas, ” Saya pribadi selaku orang Bugis berpesan kepada penerus yabg muda muda ini jangan sampai menghilangkan seni dan budaya kita, jangan sampai kita mencari musuh dan dimana bumi dipijak langit pun dijunjung, perjalanan orang Bugis sudah terjadi pada masa kerajaan dahulu. Bahkan beberapa waktu lalu Senior kita Bapak La Nyala melakukan perjalanan kepada pendahulanya di malang yaitu kakek buyut kita galesong, artinya dimanapun kita berada jangan lupakan asal usul kita, bagi perantau Sulawesi bersemboyanlah menjadi pemimpin dimanapun anda berpijak dibumi ini, itu tanamkan di hati anda.” tutupnya. (one)