HMI Malang Minta Hakim Adili Vonis Anas Urbaningrum Sesuai Fakta Sidang

Dibaca: 164 kali
0
Situs+Berita+Indonesia+Dunia+Liputan+Indonesia

Malang, LiputanIndonesia.co.id –  Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Malang desak  putusan hukum terhadap Anas Urbaningrum (AU) yang terjerat kasus korupsi Hambalang sesuai fakta sidang.

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Malang meminta agar hakim yang mengadili perkara AU memutus perkara dengan seadil-adilnya sesuai fakta persidangan.

“Berani adil itu hebat adalah kata yang pantas disematkan kepada hakim yang mengadili kasus AU, kata ini muncul setelah AU membacakan pledoi tertulisnya,” ujar Darmawan Puteratama kepada Aktual.co, Selasa (23/9) di Malang, Jawa Timur.

Darmawan menyebut, tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) atas anas dengan penjara selama 15 tahun dan denda 500 juta serta mengembalikan kerugian negara Rp 94,18 milyar dan 5,2 juta US Dolar disertai dengan pencabutan hak politik adalah sangat berat.

“Beratnya tuntutan kepada AU ini ada karena memang sejak awal KPK sudah membangun opini akan menghukum berat, namun ini bertentangan dengan asas praduga tak bersalah,” urainya.

Tak hanya itu, dari pantauan Darmawan terhadap proses sidang mantan ketua umum Partai Demokrat disebutkan, dari beberapa saksi yang dihadirkan oleh JPU, rupanya hanya tiga saksi yang menyatakan AU bersalah.

“Dari 104 saksi yang ada hanya Nazarudin, Neneng dan Supirnya yang menyatakan AU bersalah, selebihnya menyatakan anas tidak terlibat hambalang,” tuturnya.

Darmawan bahkan menegaskan, beberapa tuduhan JPU tidak berdasar, seperti AU yang dituduh menerima gratifikasi Toyota Harrier dan melakukan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

“Mengutip Prof Yusril, AU tak bisa dijerat gratifikasi karena ia belum dilantik sebagai DPR dan kasus TPPU itu juga tak benar karena pada kasus pokok Hambalang, AU belum terbukti bersalah,” tegasnya. (dirilis dari aktual.co) Kifli Abidjulu

Baca juga:  Alutsista Intelijen ISIS Korupsi Teknologi Teroris
ca-pub-2508178839453084