HARI ULANG TAHUN KAJARI SURABAYA DIHADIAHI KABURNYA TAHANAN | Liputan Indonesia

HARI ULANG TAHUN KAJARI SURABAYA DIHADIAHI KABURNYA TAHANAN

Advertisement


Surabaya, Liputan Indonesia – Pada pemberitaan sebelumnya disebutkan bahwa para pengawal dari kejaksaan dan kepolisian dalam pengawasan terhadap tahanan kejaksaan negeri surabaya, diduga mlempen dan kendor.

Dalam pantauan wartawan Liputan Indonesia, setiap hari yang sifatnya rutinitas menurunkan tahanan dari mobil tahanan untuk menuju tahanan sementara pengadilan negeri surabaya para terdakwanya tidak diborgol dan tidak tertib, Sangat berbeda jauh dengan tahanan dari kejari perak yang semua tahanan yang turun dari mobil tahanan tangannya sudah terborgol dua orang mungkin trauma dengan pengalaman masa lalunya karena kejari perak tahanannya dahulu pernah kabur berhari hari dan kemudian tertangkap kembali.

Namun, jika mengacu pada S.O.P kejaksaan mana yang dijadikan pedoman yang benar karena tidak jelas, akibat kelengahan atau keteledoran para pengawas tahanan dari kejaksaan dan kepolisian sangat  rentan terjadinya kaburnya terdakwa karena mereka ada celah serta kesempatan untuk kabur.

HARI ULANG KAJARI DIHADIAHI KADO ISTIMEWA, Pada hari selasa (18/10) orang yang paling berbahagia adalah Kajari Surabaya Didik Farkhan tepat hari kelahirannya dan sukuran diadakan secara sederhana dikantor kejari, Dihadiri seluruh keluarga besar kejaksaan negeri secara khidmat.

Kiranya suasana yang tadinya gembira dan bersenang senang sedikit terganggu dengan adanya kado istimewa dari pengadilan negeri surabaya, bagaimana tidak ternyata kado tersebut adalah berita tidak menyenangkan karena adanya tahanan yang kabur dari ruang tahanan pengadilan negeri, sekitar sore pukul 15,10 wib atas nama terdakwa Arif Afandi perkara nomor:PDM-628/Epp 2/08/2016.

Berawal dari seorang petugas tahanan hendak memasukan terdakwa yang habis bersidang dengan refleknya gembok pintu tahanan tidak di kunci, kemudian konsentrasi petugas beralih menoleh kearah terdakwa hendak membuka borgolnya yang habis bersidang tadi, tanpa disadari, tahanan terdakwa Arif Afandi dengan diam diam melepaskan rompi tahanan, dia mengendus dan ngacir keluar dari tahanan berjalan dengan cepatnya hingga sampai hampir pintu keluar pengadilan, dengan sigapnya petugas pengawal tahanan Arifin lari kencang mengejar tahanan yang kabur tadi dan menangkapnya kembali.

Iklan anda Banner Lindo

Kiranya, dewi fortuna belum bersahabat dengan terdakwa Arif Afandi maka dia harus melanjutkan sidangnya duduk dikursi pesakitan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Konfirmasi ke kasie pidum Joko Darmawan melalui WA nya terkait adanya tahanan yang kabur dengan singkatnya kasie pidum menjawab ” NGGAK KABUR WIS NGGAK USAH DITULIS MAS TERIMAKASIH” kata Joko,

Terpisah, konfirmasi ke Efran Basuning SH,MH humas PN Surabaya terkait adanya terdakwa yang kabur dari ruang tahanan pengadilan berikut pernyataan humas ” ITU KETELEDORAN PETUGAS PENGAWAL TAHANAN, SEHARUSNYA TERDAKWA YANG KELUAR MASUK TAHANAN YANG HENDAK BERSIDANG SEHARUSNYA MEREKA SELAU DIBORGOL DAN DIKAWAL OLEH PETUGAS DARI KEPOLISIAN ” Kata humas Pengadilan Negeri.

Kendati terdakwa kabur dan telah tertangkap kembali itu semua akibat dari kecerobohan serta kelalaian para pengawal tahanan, yang meremehkan S.O.P kejaksaan. (yess).

Iklan AndaKepiting Jimbaran


Media Liputan Indonesia Di Terbitkan PT. LINDO SAHABAT MANDIRI - Mengemban Tugas Sosial Kontrol Masyarakat, Bekerja Berdasarkan UU No: 40 Thn 1999 Tentang PERS | Wartawan kami di TKP dilengkapi Kartu Tugas dan ID Card PERS, Jika ada Wartawan kami menerima Suap / Imbalan terhadap narasumber harap laporkan ke Redaksi (Klik Disini) atau 08170226556 & 081259764162, kami butuh Dukungan Saran serta Kritik Anda. Kami ada untuk Anda.
Back to top button
error: ©Liputan_Indonesia...!!
Close