Hakim Tolak Eksepsi Henry Limahelu Bassis Group Band Boomerang | Liputan Indonesia
, #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru

Hakim Tolak Eksepsi Henry Limahelu Bassis Group Band Boomerang

Advertisement , #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru

, #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaruLiputan Indonesia | Surabaya – Nota keberatan atau disebut Eksepsi yang diajukan Henry Limahelu pemain bassis group band Boomerang ditolak Majelis hakim.

Penolakan eksepsi ini ditolak dengan alasan telah memasuki pokok perkara.

Hakim diketahui adalah Anne Rusiana mengatakan bahwa dakwaan Jaksa penuntut Umum sudah disusun secara cermat dan lengkap.

“Dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah disusun secara jelas menguraikan tindak pidana yang telah dilakukan terdakwa,” ujarnya saat membacakan amar putusan sela pada sidang yang digeler di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Selasa, (10/9).

Lanjutnya, eksepsi yang diajukan terdakwa melalui kuasa hukumnya telah masuk ke pokok perkara. “ Pasal yang digunakan jaksa penuntut umum juga sudah tepat,” tegasnya.

Dari pertimbangan itulah, hakim Anne memutuskan untuk menolak eksepsi terdakwa. “Menolak eksepsi terdakwa dan menerima surat dakwaan untuk dapat dilanjutkan pemeriksaan kepokok perkara. Memerintahkan Jaksa Penuntut Umum melanjutkan sidang kepembuktian dengan menghadirkan saksi-saksi untuk dimintai keterangan,” terang Anne.

Iklan anda , #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru

Sebelumnya, Henry ditangkap Satresnarkoba Polrestabes Surabaya di rumahnya 17 Juni lalu. Ia ditangkap atas dugaan kepemilikan ganja seberat 6,7 gram.

Penangkapan Henry diawali dari penangkapan bandar ganja bernama Dimas Prasetyo. Dari pengakuan Dimas, polisi kemudian langsung bergerak untuk menangkap Henry.

Selain Henry dan Dimas, polisi juga mengamankan lima orang lainnya yang merupakan pemesan ganja. Atas perbuatannya, Henry dijerat dengan 114 ayat 1 subsider pasal 111 ayat 1 pasal 127 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.(awr)

Iklan Anda, #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru


Media Liputan Indonesia Di Terbitkan PT. LINDO SAHABAT MANDIRI - Mengemban Tugas Sosial Kontrol Masyarakat, Bekerja Berdasarkan UU No: 40 Thn 1999 Tentang PERS | Wartawan kami di TKP dilengkapi Kartu Tugas dan ID Card PERS, Jika ada Wartawan kami menerima Suap / Imbalan terhadap narasumber harap laporkan ke Redaksi (Klik Disini) atau 08170226556 & 081259764162, kami butuh Dukungan Saran serta Kritik Anda. Kami ada untuk Anda.
Back to top button
error: ©Liputan_Indonesia...!!
Close