Gubernur Ajak Umat Kristiani Bergandengan Tangan untuk NKRI

Dibaca: 1133 kali

Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo mengajak seluruh umat kristiani untuk senantiasa bergandengan tangan dengan umat beragama lain. Ajakan itu disampaikan agar persatuan dan kesatuan di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini semakin kokoh.

Demikian disampaikan Gubernur Jatim saat menghadiri di asela-sela Ibadah Perayaan Natal di Gereja Bethany di kawasan Nginden Intan Timur, Surabaya, Senin (24/12) malam.

Selain berkunjung di Gereja Bethany, Gubernur Jatim bersama Kapolda Jatim, Irjen Pol. Drs. Luki Hermawan, Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Arif Rahman serta beberapa tokoh agama dari NU dan Muhamadiyah juga berkesempatan melihat pelaksanaan perayaan Natal di Gereja Katolik Kristus Raja di Jalan Panglima Sudirman dan Gereja Katedral Hati Kudus Yesus di Jalan Polisi Istimewa Surabaya.

Gubernur Jatim yang sering disapa Pakde Karwo itu pun menyampaikan hal yang sama. Dirinya menjelaskan, sebagai umat beragama, hendaknya mengutamakan untuk bergandengan tangan satu dengan yang lainnya sebagai simbol mewujudkan kehidupan yang harmonis.

Terlebih kepada pemeluk agama yang berbeda-beda harus mengedepankan Bhineka Tunggal Ika.

Baca:  Siapkan Tenaga Kerja Terampil, Gubernur Jatim Gandeng PTN

“Meskipun berbeda tapi tetap satu, bergandengan tangan untuk NKRI,” ungkapnya.

Sebagai warga Indonesia, orang nomor satu di Jatim tersebut menyampaikan bahwa, seluruh umat wajib dan harus berjanji terhadap Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, UUD 1945 serta NKRI sebagai pilihan yang paripurna hingga akhir zaman.

“Hari ini, kami dari Pemprov Jatim bersama TNI-Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama bersama-sama dan berkomitmen sekaligus berjanji bahwa Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, UUD 1945 dan NKRI adalah pilihan kita hingga akhir zaman,” ujar Pakde Karwo.

Dihadapan jemaat yang hadir, Pakde Karwo menghimbau kepada seluruh umat untuk bersama-sama menjaga suasana yang harmoni, aman dan nyaman bagi sesama pemeluk agama di Jatim.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Jatim bersama Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya mengucapkan selamat Hari Natal dan Tahun Baru 2019 kepada seluruh umat Kristiani.

Gubernur berharap semoga perayaan Natal dan Tahun Baru 2019 dapat berjalan aman dan nyaman.

“Kami berterima kasih kepada jemaat yang telah bersama sama menjaga negara NKRI yang merupakan amanah dari pendiri Republik Indonesia. Disanalah Kebhineka tunggal Ikaan kita jaga. Ini adalah wujud kekompakan dalam menjaga persaudaraan antar sesama,” imbuhnya.

Baca:  Refleksi Akhir Tahun, 2019 Stop Kriminalisasi Jurnalis

Sementara itu, Kapolda Jatim, Irjen Pol. Drs. Luki Hermawan dikesempatan yang sama juga menyampaikan, bahwa Polri akan terus menjaga kelancaran dan kenyamanan umat kristiani dalam merayakan perayaan Natal dengan khidmat serta menjaga keamanan Tahun Baru 2019. Tak hanya itu, Polri bersama TNI akan terus menjunjung tinggi rasa kesatuan dan persatuan bangsa.

“Kami selaku Kapolda Jatim yang di bantu oleh TNI bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat bersyukur karena Jatim hingga saat ini berada pada situasi kondusif, aman, nyaman dan lancar. Kegiatan berkunjung di gereja ini juga kami lakukan di seluruh wilayah dengan tujuan untuk memastikan rasa aman dan nyaman dalam beribadah,” ungkapnya.

Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Arif Rahman pun menegaskan, bahwa tugas dari TNI akan membantu Polda Jatim dalam rangka mengamankan pelaksanaan Natal dan Tahun Baru.

Pihaknya memastikan bahwa anggotanya telah berada di gereja-gereja di seluruh Jatim untuk ikut menjaga sekaligus menciptakan suasana yang aman, nyaman, lancar, dan kondusif.

Diakhir rangkaian kunjungan kerja di tiga gereja, rombongan sidak perayaan Natal juga meninjau Pos Pengamanan Polisi di Taman Bungkul. Gubernur Jatim beserta Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya melihat langsung program yang dilakukan jajaran kepolisian dalam menyelesaikan permasalahan yang bisa timbul di masyarakat.   (Hms)

Baca:  Tuntut Penghapusan Kriminalisasi Pers, Ribuan Wartawan Gelar Aksi di Dewan Pers