Gerakan Putra Daerah Serukan Perangi Teroris

Gerakan Putra Daerah (GPD)

Liputan Surabaya – Dalam sepekan, 4 wilayah di Indonesia diguncang teroris. Yang paling mengerikan, yakni Surabaya, Kota Metropolitan ke dua setelah Ibu Kota Jakarta.

Teroris sejak Minggu (13/5/2018), melakukan pengeboman disejumlah gereja, diantaranya yakni Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) di Jalan Arjuna, Gereja Kristen Indonesia (GKI) Surabaya di Jl Diponegoro dan Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di Jl Ngagel Madya Utara.

Parahnya lagi, Senin (14/5/2018) pagi, tangisan belum habis, Kantor Kepolisian Polrestabes Surabaya, dibom oleh teroris. Akibat bom ini, pelayanan masyarakat di Surabaya dalam hal kepengurusan SKCK, SIM, laporan kejahatan lumpuh total.

Zona nyaman Surabaya hari ini terganggu oleh ulah teroris. Untuk itu, kami Gerakan Putra Daerah menyerukan perangi teroris di manapun berada. Baik dikota ataupun di daerah pedesaan.

Kami Gerakan Putra Daerah meminta agar warga setempat tidak apatis terhadap lingkungannya. Segera laporkan jika ada yang mencurigakan ke tokoh masyarakat, TNI/Polri ataupun orang yang dapat dipercaya.

Kami berharap teror ini segera usai, agar masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan nyaman.

Baca juga:  Kapolres Garut AKBP Budi S.W Dilaporkan Mabes Polri, Terkait Salah Tangkap Wartawan

Salam Wani !
Gerakan Putra Daerah,
Purwanto

Bagikan berita ini

hak-jawab-hak-koreksi-hak-tolak-lindo iklan-adsense
iklan atas slide_Banner_iklan-jual beli online
Baca Lainnya