Ganti Rugi Tak Beres, PT PP Properti Tetap Lanjutkan Proyek Grand Dharmahusada Lagoon

Ratusan Rumah Rusak Akibat pembangunan Apartemen Grand Dharmahusada Lagoon.

Dibaca: 1100 kali
0
Dok, foto Project Director PT PP Property, Nur Jaman Selaku pelaksana proyek Grand Dharmahusada Lagoon saat menyampaikan kerusakan ganti rugi warga terdampak pembangunan

Liputan Indonesia | Surabaya – Pembangunan Apartemen Grand Dharma Husada Lagoon yang diduga membawa dampak bagi warga Dharmahusada Mas terkait kerusakan rumah warga, akhirnya telah di bantah oleh PT PP Property. Hal ini, dalam pemberitaan sebelumnya, menyatakan pihaknya tak kooperatif dan bertanggung jawab terhadap ratusan rumah warga perumahan Dharmahusada Mas yang mengalami kerusakan akibat proyek apartemen Grand Dharmahusada Lagoon (GDL).

Project Director PT PP Property, Nur Jaman. Selaku pelaksana proyek Grand Dharmahusada Lagoon, Surabaya dirinya menyampaikan, Itu semua kami luruskan bahwa kami sangat kooperatif dengan menyusun alternatif solusi yang sudah kita sepakati dengan warga Dharmahusada Mas.

“Kami juga menegaskan, akan segera memberi ganti rugi berupa dana perbaikan atas kerusakan yang terjadi pada ratusan rumah warga Dharmahusada Mas,” ujar Nur Jaman, Kamis (1/9/2019).

Nur Jaman juga menjelaskan, dana perbaikan yang telah diajukan kepada PT PP Properti tidak seratus persen atas negosiasi dan kesepatan bersama dengan beberapa warga yang terdampak.

“Tinggal kita melihat volume kerusakannya, jadi tidak bisa kita bilang penggantian harus full seratus persen, karena kita kan punya perhitungannya sendiri,” lanjutnya.

Hingga saat ini, pihaknya mengklaim telah memberi kompensasi terhadap separuh dari sekitar 200an rumah yang terdampak, hampir seratus rumah yang sudah diberi kompensasi.

Pihak Grand Dharmahusada Lagoon sudah merespon dan menindaklanjuti keluhan warga, dengan beberapa solusi yang sudah disepakati bersama. Pembangunan Grand Dharmahusada Lagoon tetap berjalan.

Perlu diketahui, warga yang juga korban terdampak juga menyampaikan bila permasalahan tersebut sudah diketahui oleh pihak pelaksana proyek, akan tetapi, hingga sekarang upaya memperbaiki rumah warga seperti yang dijanjikan sang kontraktor tak kunjung terealisasi.

“Orangnya PP Properti sudah datang kesini (dirumah korban), untuk foto-foto mana saja yang rusak. Mereka sudah datang dari bulan berapa itu saya lupa,” tandas WT (inisial, red).

Atas kasus ini, WT salah warga terdampak menyebut telah mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. Oleh karena itu, dirinya tetap berharap pemilik property segera bertanggung jawab dengan memberikan ganti rugi sesuai nilai kerugian.

Ratusan Rumah Rusak Akibat pembangunan Apartemen Grand Dharmahusada Lagoon.

Proyek Apartment Grand Dharmahusada Lagoon merupakan proyek superblok yang dikerjakan oleh PT PP Properti. Dibangun diatas lahan seluas 4,2 hektar dan disebut-sebut sebagai salah satu lokasi premium bernuansa modern dan natural di Surabaya Timur.

Kawasan Perumahan Dharmahusada Mas, Mulyosari, Kota Surabaya, ambles sehingga mengalami penurunan permukaan tanah. Akibatnya, sekitar 200 rumah warga di pemukiman ini mengalami kerusakan, Bersambung.(Tjn)

ca-pub-2508178839453084