Eksepsi ditolak, Sidang kasus pengeroyokan mantan Ketua HIPMI lanjut pembuktian

0
Dibaca: 1129 Kali
Eksepsi Ditolak, Sidang Kasus Pengeroyokan Oleh Mantan Ketua HIPMI Berlanjut Pembuktian

Surabaya – Sidang kasus pengeroyokan menjerat terdakwa Giri Bayu Kusuma mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jatim, juga empat terdakwa lainnya dipastikan berlanjut ke agenda pembuktian.

Majelis hakim yang diketuai Syifa’urosiddin menolak eksepsi yang diajukannya pada sidang sebelumnya. Menurutnya, dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Damang Anubowo telah disusun secara cermat dan teliti dengan menyebutkan jelas identitas para terdakwa.

“Menolak eksepsi para terdakwa dan memerintahkan JPU untuk menghadirkan para saksi ke persidangan,” kata Hakim Syifa’urosiddin saat membacakan amar putusan sela di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (3/12).

Penolakan eksepsi para terdakwa tersebut juga dinilai masuk ke materi pokok perkara, sehingga perbuatan pengeroyokan tersebut harus dibuktikan dalam persidangan.

“Surat dakwaan sudah sah menurut hukum dan dapat dijadikan dasar pemeriksaan selanjutnya,” ucap Hakim Syifa saat membacakan pertimbangan hukumnya.

Selain terdakwa Giri Bayu Kusuma, dalam kasus pengeroyokan terhadap Handy Natanael dan Jimmy Chen di Lounge Jimmy’s club Hotel JW Marriott Surabaya, pada Minggu (21/1) lalu juga dilakukan empat terdakwa lainnya, yakni Dewi Megawati Aldona Doni, Jeniffer Berby Aldona Doni, Muhammad Rizzal dan Muhammad Baslum.

Baca juga:  Hadirkan Saksi Fakta Boneka, Diduga JPU Gusti Putu Karmawan Dapat Parcel Lebaran

Dalam pengeroyokan itu Handy mengalami luka permanen di bagian pelipis mata kanan dan kiri, leher dan punggung. Sementara Jimmy mengalami luka di bagian wajah dan punggung. (son/one)

Hak Jawab | Koreksi

Please enter your comment!
Please enter your name here