Dugaan Malpraktek RS Siti Khodijah Sepanjang, Berujung ke Polisi

Dibaca: 13119 kali


Sidoarjo – Sudah 1 bulan paska meninggalnya pasien atas nama almarhum Supariah (67)tahun, warga jalan Suningrat RT 09 RW 02 Ketegan, Sepanjang Sidoarjo di RS Siti Khotijah Sepanjang – Sidoarjo, 21/12/17, diduga pasien meninggal atas kelalaian dokter yang menelantarkan pasiennya.

Setelah viralnya video kejadian meninggalnya pasien di RS Siti Khodijah Sepanjang Sidoarjo makin menjadi pusat pemberitaan hangat di beberapa media cetak dan online juga elektronik.

Kapolsek Taman AKP Samirin mengatakan ” Segera laporkan ke Polsek saya tunggu, walaupun nantinya yang menangani Polresta atau Polda silahkan laporkan dulu ke Polsek. ” ungkap Kapolsek kemarin.

Saat awak media melakukan konfirmasi kembali ke keluarga korban ” apa yang di katakan oleh dokter Hamdan itu semua tidak benar, dokter Hamdan tidak sama sekali memeriksa ibu saya, dia hanya melihat dan belum melakukan pemeriksaan. Ini kan sudah ada di videonya dan memang itu yang terjadi. ” terang Rizal.

Masih kata Rizal, awal permasalahan, dari sebelum datangnya dokter Hamdan, ketika perawat datang dengan berinisiatif untuk menyuntik, saya tanya itu di suntik untuk apa? Perawatnya menjawab ini suntikan untuk lambung dan ini perintah dokter, kata perawat cuma saya bilang kenapa kok lambung aja, untuk pusingnya bagaimana? Saya pikir itu perintah dari dokter Zakaria saya diam.

Baca:  Puluhan Korban Penipuan Haji PT. Global Access Demo di PN Surabaya

‘’ Saya tetap menunggu sampai akhirnya adik saya memeriksa kondisi ibu saya, ternyata ibu saya sadah meninggal, baru saya ambil tindakan dan dokter Hamdan datang,itupun cuma melihat dan belum memeriksa dan ini semua terekam di video sesuai kejadian. ” Ungkap keluarga pasien dengan nada jengkel kepada wartawan.

Masih dari keluarga korban, ” Kami tetap akan melanjutkan perkara ini dan melaporkan ke Polsek dan lanjut ke Polda, tadi saya juga sudah di datangi oleh salah satu pihak Polda tadi pagi untuk segera melakukan pelaporan, ” ungkap Rizal.

Diketahui Selasa (30/1) Keluarga korban dugaan malpraktik RS Siti Khodijah, Sepanjang Taman Sidoarjo, juga mendatangi Polresta Sidoarjo untuk. melaporkan pihak rumah sakit atas meninggalnya pasien Supariah kami bermaksud melaporkan masalah ini Selasa di Polresta Sidoarjo. Tim kuasa hukum dan keluarga korban terpaksa harus melaporkan ke Polresta Sidoarjo, karena tidak ada itikat baik untuk meminta maaf kepada keluarga pasien yang meninggal dunia dari pihak rumah sakit.

Baca:  Jurnalis Jawa Timur Demo, Mengutuk Kriminalisasi Wartawan

Ahmad Yunus, kuasa hukum keluarga korban dugaan malpraktik mengatakan dihadapan wartawan Selasa (30/1), Sebenarnya pihak keluarga korban tidak menginginkan upaya hukum. “Tetapi pihak rumah sakit tidak ada itikat baik, silaturahmi ke rumah untuk meminta maaf tidak pernah dilakukan sampai hari ini kami datang ke Polresta Sidoarjo,” ungkap Yunus.

” Padahal kami (Pihak kuasa hukum) sudah membuka pintu untuk melakukan mediasi, tetapi pihak rumah sakit juga tidak bergeming. Selain itu juga pernah melayangkan surat somasi, tetapi juga tidak ada tanggapan. Oleh kerena itu pihak keluarga terpaksa harus menempuh jalur hukum” terang Yunus.

Sementara itu Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Himawan Bayu Aji langsung memerintahkan kepada penyidik untuk segera bergerak menindak lanjuti perihal dugaan malpraktik tersebut. Beberapa orang yang nantinya akan diminta keterangan diataranya, perawat, dokter dan pihak management RS Siti Khodijah Sepanjang, Sidoarjo. (Jun)