Dugaan Adanya Calon Boneka di Pilkada Sukoharjo | Liputan Indonesia
, #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru

Dugaan Adanya Calon Boneka di Pilkada Sukoharjo

Advertisement , #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru
LiputanIndonesia.co.id, SUKOHARJO — Pilkada Sukoharjo dianggap ciderai Pesta Demokrasi, saat ini ada dua pasangan calon yang akan bertarung dalam pilkada Desember nanti. Pasangan calon nomor urut 1, Wardoyo Wijaya-Purwadi (Wardi) pasangan calon nomor urut 2, Nurdin-Anis Mudkakir (Nurani). tapi rumor yang beredar di masyarakat grassroot sangatlah menyakitkan masyarakat sukoharjo, karena isu calon boneka hampir hampir sangat kentara dalam Pilkada tahun ini.

Rakyat Sukoharjo sudah tau pasangan calon Nurdin-Anis (Nurani) hanya sebagai penyempurna pada Pilkada Sukoharjo. Perbincangan yang muncul di kalangan masyarakat akar rumput Grassroot Sukoharjo pedesaan apatis terhadap penyelenggaraan pesta demokrasi di sukoharjo karena adanya isu calon boneka  Grassroot Sukoharjo tetap meyakini pasangan calon (Paslon) Nurdin-Anis (Nurani) hanya sebagai paslon penyempurna pada Pilkada Sukoharjo.

Salah seorang warga Kartasura yang biasa di panggil anto; menilai Pilkada sudah selesai meski bulan Desember belum tiba. Ia menganggap selesai karena majunya pasangan Nurani yang diusung Koalisi Sukoharjo Makmur (KSM) Hanya Gambar Templek Semata. PILKADA Sukoharjo Harus dihentikan atau di tunda agar tidak menciderai Demokrasi di Indonesia, atau lebih baik Golput. Tegasnya (06/11)
“Politik ya seperti itu. Tidak sehat perkembangan Pilkada Sukoharjo dan sudah tak ada harapan lagi. Sekarang sudah jelas kok siapa yang bakal menang dalam Pilkada, Rakyat Sukoharjo di perminkan dalam Pilkada tahun ini, Tunda PILKADA atau Lebih Baik Golput” keluh Anto.
Sementara itu, hal sama diungkapkan oleh Ketua LSM Gerakan Nasional Penegak Hak Asasi Manusia (HAM) Sukoharjo, Joko Cahyono. Menurut dia, “Masyarakat sudah tahu pasangan calon yang bakal menang” tandasnya
Mereka menganggap PILKADA SUDAH SELESAI karena kontestasi tidak akan berjalan kompetitif. Dengan adanya isu calon boneka Pilkada sudah selesai meski bulan Desember belum tiba, 2015 ini rakyat sukoharjo tidak merasakan akan datangnya Pesta Demokrasi Pilkada di Sukoharjo.[mts]

Iklan Anda, #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru


Media Liputan Indonesia Di Terbitkan PT. LINDO SAHABAT MANDIRI - Mengemban Tugas Sosial Kontrol Masyarakat, Bekerja Berdasarkan UU No: 40 Thn 1999 Tentang PERS | Wartawan kami di TKP dilengkapi Kartu Tugas dan ID Card PERS, Jika ada Wartawan kami menerima Suap / Imbalan terhadap narasumber harap laporkan ke Redaksi (Klik Disini) atau 08170226556 & 081259764162, kami butuh Dukungan Saran serta Kritik Anda. Kami ada untuk Anda.
Back to top button
error: ©Liputan_Indonesia...!!
Close