Divhumas Polri Memproduksi Film "Hanya Manusia" Cerita Kejahatan Human Traficking | Liputan Indonesia
, #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru

Divhumas Polri Memproduksi Film “Hanya Manusia” Cerita Kejahatan Human Traficking

Advertisement , #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru
, #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru
Dok, foto Kombes Pol Asep Adi Santosa, Kabag Penum Divhumas Mabes Polri bersama beberapa artis pemeran film dan produser film saat berada di Tunjungan Plaza Surabaya

Liputan Indonesia || Surabaya – Divisi Humas Polri kembali memproduksi sebuah film layar lebar yang diberi judul ‘Hanya Manusia’. Film yang menceritakan seorang perwira muda yang bertugas di Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Utara mengungkap suatu kasus.

Film produksi Tepan Kobain mengusung pemeran utama di bintangin oleh Prisilia Nasution, Yama Carlos dan Lian Firman yang di release 7 November mendatang. Berkisah tentang seorang perwira muda bernama Annisa (Prisia Nasution) yang tergabung dalam Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara. Bersama Iptu Aryo (Lian Firman), Annisa ditugaskan mengusut sebuah kasus penculikan, Sabtu (2/11/2019).

Kombes Pol Asep Adi Saputra, selaku Kabag Penum Biro Penmas DivHumas Mabes Polri mengatakan, Film ini menggambarkan polisi ini merupakan manusia biasa, dalam tugasnya setiap hari melaksankan undang-undang, jadi tidak lebih dari manusia biasa.

“Film ini merupakan gambaran seorang polisi yang melakukan fungsi dan tugasnya sehari-hari melindungi dan mengayomi masyarakat, walau bahaya datang,” ujar Perwira Melati tiga ini saat merelease di Tunjungan Plaza Surabaya, (2/11).

Masih Kombes Pol Asep Adi Saputra, Film ini memberikan pesan, kita tidak boleh mundah menjanjikan pekerjaan di luar negeri secara ilegal, di film ini kasusnya adaalah penculikan anak yang juga salah satuanya di pekerjakan di luar negeri.

, #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru

Iklan anda , #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru

 

“Karena isu ini (human traficking) sudah jadi isu internasional bukan lagi nasional, saya berharap film ini punya nilai edukasi sekaligus informasi tentang perdagangan manusia yang sangat tidak manusiawi dan tentunya melanggar UU di dunia,” imbuhnya.

Sedikit cerita, Annisa adalah seorang perwira muda yang harus berbagi waktu antara tugas dan keluarga. Sementara itu, Jakarta sedang di teror oleh kasus penculikan anak-anak dibawah umur. Beberapa korban bahkan ditemukan telah menjadi mayat.

Annisa sebagai anggota Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Utara ditugaskan untuk mengusut kasus tersebut. Tiap hari selalu ada korban dan tiap hari tekanan yang dialami Annisa mulai mencapai titik batas maksimal seorang manusia, terlebih ketika adik satu-satunya yang sangat dia sayangi diculik sindikat penculikan. (Tjn)

Iklan Anda, #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru


Media Liputan Indonesia Di Terbitkan PT. LINDO SAHABAT MANDIRI - Mengemban Tugas Sosial Kontrol Masyarakat, Bekerja Berdasarkan UU No: 40 Thn 1999 Tentang PERS | Wartawan kami di TKP dilengkapi Kartu Tugas dan ID Card PERS, Jika ada Wartawan kami menerima Suap / Imbalan terhadap narasumber harap laporkan ke Redaksi (Klik Disini) atau 08170226556 & 081259764162, kami butuh Dukungan Saran serta Kritik Anda. Kami ada untuk Anda.
Back to top button
error: ©Liputan_Indonesia...!!
Close