Diduga Oknum Polsek Kenjeran, Kerjasama dengan Mafia Tanah di Surabaya

Dibaca: 165 kali
0
Situs+Berita+Indonesia+Dunia+Liputan+Indonesia

LiputanIndonesia.co.id, Surabaya — Oknum Polsek Kenjeran tertangkap basah bekerja sama dengan mafia tanah, sampai sekarang belum ada tanggapan resmi dari Kapolsek Kenjeran Bpk Ridwan.padahal sudah di laporkan secara resmi oleh LSM LASBANDRA  terkait kinerja anggota polsek kenjeran, Bpk ASMOKO.

Beliau mengaku pemborong reklamasi dan penebangan pohon mangrove di wilayah tambak wedi surabaya jawa timur. Menurut keterangan lurah tambak wedi surabaya . Reklamasi itu hanya memiliki leter C. Dan tidak memiliki surat lain seperti ijin dari wali kota, lingkungan hidup, Cipta Karya, BPN dll di kota Surabaya.
Menurut keterangan Salah satu warga inisial (W) yang sudah tinggal berpuluh puluh tahun di sekitar reklamasi tersebut. menyampaikan bahwa ” itu orang kuat mas yang mendanai  maupun yang membeck up lokasi reklamasi ini.tak satupun aparat maupun istansi terkait yang berani menghentikan reklamasi apa lagi  membongkar. bangunan tersebut “. Ungkap Warga yang berhasil kami wawancarai.

“Tak kalah mencengangkan lagi keterangan dari bapak Lurah tambak wedi (Muzdar) Pean mas wartawan ke abah saja kalau masalah reklamasi di sekitar pantai sini” kata Lurah Tambak wedi 
Setelah kami selidiki  ternyata inisial abah tersebut adalah anggota Polsek kenjeran, Bpk Asmoko yang selaku babinkamtibmas tambak wedi kenjeran, Seharusnya anggota polri tidak melakukan hal demikian, seharusnya dapat memberikan contoh yang baik, bukan memperkaya diri  dengan bekerja sama dengan mafia tanah biar tidak memperburuk citra polisi di mata masyarakat.
Menurut sekjen LSM LASBANDRA H.Rahmad menyampaikan ” jika masyarakat melakukan pekerjaan ilegal pasti di tindak tegas. kenapa kapolsek kenjeran bpk Ridwan tidak menindak anggotanya yang sudah jelas jelas bekerja sama dengan mafia tanah melakukan kerjasama penebangan pohon mangruve untuk di jadikan lahan reklamasi di wilayah tambak wedi. Malah terkesan di biarkan melakukan aktivitas tersebut sampai selesai. Sedangkan jarak reklamasi tersebut kurang lebih satu kilo meter dari polsek kenjeran.” Ungkap H.Rahmad

Baca juga:  Fuad Benardi Anak Walikota Surabaya Diperiksa Polda Jatim
Sewaktu di Konfirmasi bapak Ridwan selaku kapolsek kenjeran menyampaikan kepada media. ” Saya tidak mau tau ada anggota saya yang  terlibat reklamasi ilegal tersebut  itu masalah oknum saja, seperti lepas dari tanggung jawab selaku kapolsek kenjeran” kata Kapolsek Kenjeran. (Rifai)
ca-pub-2508178839453084