Diduga Oknum Penyidik Polda Jatim Peras Klien Hingga Ratusan Juta Di Laporkan Propam | Liputan Indonesia
, #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru

Diduga Oknum Penyidik Polda Jatim Peras Klien Hingga Ratusan Juta Di Laporkan Propam

Advertisement , #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru
, #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru
Dok, foto Kuasa hukum dari tersangka kasus penipuan cashback di aplikasi Tokopedia menggunakan modus Fiktif

Liputan Indonesia || Surabaya – Adanya dugaan pemerasan terhadap tersangka penipuan cashback diaplikasi belanja online Tokopedia, anggota Polda Jawa Timur dilaporkan Law Office A Rachman & Parther yang merupakan kuasa hukum dari tersangka penipuan di Bidang Pengamanan Provesi (Bidpropam).

Aulia Rachman yang merupakan pengacara dari tersangka, dirinya menyampaikan, dimana proses penangkapan sampai pemerikasaan dan penahanan tidak sesuai prosedur dimana mereka tidak pernah ditawarkan memakai penasehat hukum.

“Mereka dipaksa untuk ditanda tangani sebuah pernyataan untuk menolak memakai pendamping hukum. Disini klien kami disangkakan UU ITE, dimana pasal 27 ini seseorang yang dirugikan. Tetapi dalam perkara ini LP berkode A, disini dianggap temuan Polisi,” ujar Rachman, Selasa (5/11/2019).

Disinggung tentang dugaan adanya pemerasan, Rachman menyampaikan, adanya suatu dialog terhadap semua orang tua tersangka supaya perkara ini diseleaikan untuk berdamai.

“Pernyataan dialog kepada penyidik ada yang dimintai Rp400 juta sampai Rp500 juta supaya tidak dilanjutkan perkarannya. Dan ada penerapan standart ganda kurang lebih ada 9 yang diperiksa dan ada 2 yang dibebaskan yang lainya tersangka walaupun peran mereka sama,” imbuh Rachman.

Perlu diketahui, Ditreskrimsus Polda Jawa Timur Cyber menangkap tiga tersangka penipuan cashback di aplikasi belanja online Tokopedia, yakni SA, MC, dan M pada 31 Oktober 2019.

Iklan anda , #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru

Penangkapan merupakan pengembangan dari ditangkapnya tiga tersangka sebelumnya, yakni RL, HB dan KK, di Surabaya pada 25 Oktober 2019.

Mereka disangka menipu dengan memanfaatkan program cashback di aplikasi Tokopedia. Menggunakan modus transaksi fiktif, para pelaku mendapatkan poin cashback yang selanjutnya mendapat cashback (poin) dan ditukarkan dengan uang. (Tjn)

Iklan Anda, #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru


Media Liputan Indonesia Di Terbitkan PT. LINDO SAHABAT MANDIRI - Mengemban Tugas Sosial Kontrol Masyarakat, Bekerja Berdasarkan UU No: 40 Thn 1999 Tentang PERS | Wartawan kami di TKP dilengkapi Kartu Tugas dan ID Card PERS, Jika ada Wartawan kami menerima Suap / Imbalan terhadap narasumber harap laporkan ke Redaksi (Klik Disini) atau 08170226556 & 081259764162, kami butuh Dukungan Saran serta Kritik Anda. Kami ada untuk Anda.
Back to top button
error: ©Liputan_Indonesia...!!
Close