Diduga Hakim PN Surabaya Masuk Angin, Polsek Bubutan Menang | Liputan Indonesia
, #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru

Diduga Hakim PN Surabaya Masuk Angin, Polsek Bubutan Menang

Advertisement , #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru
Hakim PN Surabaya Tidak Adil, Melanggar UUD’45 dan Putusan MK

Surabaya, Liputan Indonesia – Sidang lanjutan terakhir dan sekaligus putusan perkara Pra Peradilan Sapto Peristiawan Yudho Nugroho di Pengadilan Negeri Surabaya dihadiri segenap keluarga Sapto dan pihak kepolisian Polsek Bubutan, Senin, (17/10/16).

Setelah menjalani sidang Pra Peradilan satu minggu, Hakim tunggal HARIJANTO, S.H menjelaskan dengan membaca putusan akhir yang mana dalam amar putusan, hakim menolak seluruhnya dalil permohonan Pemohon.

Hal ini sungguh mengejutkan pihak pemohon. Dikarenakan dalam proses pembuktian di sidang pra peradilan Termohon sama sekali tidak menghadirkan saksi yang mumpuni.

“Kami rasa putusan hakim tidak mencerminkan rasa keadilan di masyarakat” ujar kuasa hukum BAGUS TEGUH SANTOSO, S.H, M.H

Pasalnya, dalam pertimbangan putusan hakim sama sekali tidak mempertimbangkan keterangan Ahli, Peraturan Kapolri, Peraturan Kabareskrim dan seolah Putusan Hakim tersebut tidak patuh terhadap UUD 1945 jo. Putusan Mahkamah Konstitusi PUU: 21/2014 yang memiliki kekuatan hukum mengikat secara konstitusional.

“Ini sangat aneh semua dalil yang kita ajukan tidak menjadikan dasar pertimbangan Putusan Hakim” Tambahnya.

Iklan anda , #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru

Dan sangat menjadi aneh ketika Hakim mengakakan Surat Perintah Penangkapan yang double atas satu tersangka itu dibenarkan oleh Hakim sehingga seolah-olah human error typing dibenarkan dan bukan merupakan cacat yuridis.

“Harapan saya penegakkan hukum bisa sebanding lurus dengan keadilan, Hakim HARIJANTO, S.H, tidak bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah, keputusan Hakim tunggal tidak relevan di mata hukum. dan ini adalah sebagai bentuk nyata  ketidak Adilan terhadap masyarakat yang tertindas secara fakta hukum benar juga tidak bersalah.” Tutupnya.(red/tim).

Iklan Anda, #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru


Media Liputan Indonesia Di Terbitkan PT. LINDO SAHABAT MANDIRI - Mengemban Tugas Sosial Kontrol Masyarakat, Bekerja Berdasarkan UU No: 40 Thn 1999 Tentang PERS | Wartawan kami di TKP dilengkapi Kartu Tugas dan ID Card PERS, Jika ada Wartawan kami menerima Suap / Imbalan terhadap narasumber harap laporkan ke Redaksi (Klik Disini) atau 08170226556 & 081259764162, kami butuh Dukungan Saran serta Kritik Anda. Kami ada untuk Anda.
Back to top button
error: ©Liputan_Indonesia...!!
Close