Demo Warga Sidotopo Kidul, Tolak Keberadaan Wahabi dan Yayasan Al – Iskan Surabaya

Dibaca: 176 kali
1
Situs+Berita+Indonesia+Dunia+Liputan+Indonesia
Acara Pengajian yang di duga akan adanya melecehkan dan memecah belah Ajaran Islam dan NKRI
LiputanIndonesia.co.id, Surabaya — Keberadaan Ajaran Wahabi dan Yayasan Al – Iskan Surabaya atau Sekolah Tinggi Agama Islam ( STAI ALI BIN ABI THALIB ) dijalan Sidotopo Kidul 51 Surabaya, menuai protes keras dari warga di sekitarnya dan dituntut membubarkan serta mengusir  paksa untuk pindah dari pemukiman masyarakat Sidotopo Kidul, Irawati, Bolodewo Surabaya dan sekitarnya. Minggu (29/11/2015).
Hal ini disampaikan oleh berbagai kalangan masyarakat mulai dari tingkat RT, RW, dan ORMAS MASJID serta Masyarakat sangat tidak setuju dengan adanya Ajaran Wahabi dan Yayasan Al – Iskan Surabaya atau  ( STAI ALI BIN ABI THALIB ) karena dinilai Ajaran tersebut tidak sesuai dengan ajaran Ahli Sunnah Wal Jamaah atau yang disebut golongan NU ( Nahdatul Ulama ).

Disampaikan Nara Sumber Tokoh Masyarakat yang diwakili oleh H. Sahlan bahwa ajaran tersebut selama ada penyimpangan, penistaan, serta pelecehan Agama yang di anut oleh Ajaran NU harus segera di bubarkan, agar tidak terjadi kesalah pahaman dan gesekan antar sesama Islam.
” Semua yang tidak patuh terhadap pancasila dan melanggar aturan MUI serta menghina satu sama lainnya hukum nya wajib di bubarkan, agar kedaulatan dan persatuan NKRI tidak terpecah belah oleh golongan yang bernamakan Ajaran WAHABI itu, Islam bukan aliran keras, dan juga Islam agama Damai, bukan seperti itu  menghina, melecehkan ajaran lainnya. kita harus menghormati ajaran lain walaupun berbeda agama sesuai apa yang di cetuskan oleh orang orang terdahulu kita dan Pancasila ” Kata H. Sahlan selaku Ketua RW 10 dan POLMAS.
Juga Disampaikan perwakilan dari NU yaitu Ketua NU Semampir ABD. Hamid mengungkapkan bahwa pihak Yayasan Al – Iskan Surabaya dan NU di Semampir tidak pernah duduk bersama atau merapatkan akan mengadakan acara acara pengajian ini, serta misi visinya tidak jelas, bahkan diduga kuat Yayasan Al-Iskan Surabaya adalah salah satu indikasi sama dengan ajaran ISIS dan WAHABI, karena dari pernyataan tersebut bahwa para pemuka agama AL-ISKAN itu melecehkan dan mencemooh ajaran Ahli Sunnah Wal Jamaah (NU).
” Saya tidak pernah diundang atau diajak rembukan mas, serta tidak tahu tentang misi visi nya, tapi setelah saya melihat Video dan Selebaran dari STAI ALI BIN THALIB ini sangat bertolak belakang dengan Pancasila, yang saya kawatirkan Video dan Selebaran itu membuat perpecahan antar Ummat Islam dan parahnya takut terjadinya pertengkaran, padahal Islam di Indonesia mulai dulu jaman nya Mbah Mbah kita hidup berdampingan dengan damai terhadap Agama lain seperti Kristen, Hindu, Budha, bahkan Konghoucue.
Saya berharap kepada bapak Gubernur dan Instansi terkait harus mengambil sikap tegas dan membubarkan ajaran ini dari muka bumi Indonesia, saya kawatir akan adanya keterlibatan Wahabi dan ISIS dalam ajaran STAI ALI BIN ABI THALIB,
Jika Hal itu terjadi Ummat Islam NU dan Agama lain di Indonesia ini akan dipecah belah agar NKRI ini menjadi tidak kondusif, jangan sampai Instansi Polisi, TNI, serta Instansi terkait terkena Suap dari Yayasan Al-Iskan Surabaya” kata ABD. Hamid Ketua NU Semampir Surabaya.
Turut Hadir Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya (KP3), beserta semua anggotanya ” Saya menghimbau kepada para tokoh tokoh dan masyarakat agar tidak anarkis, jika memang terjadi pelecehan ajaran agama islam dan tidak sesuai dengan Masyarakat serta pancasila, akan ditindak sesuai prosedur Hukum yang berlaku, dan dipastikan pihak pihak terkait tidak akan terjadi Mal Administrasi. ” Kata Kapolres pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Arnapi.
Rep: ( mnr/one)
Baca juga:  Incumbent Nawar S.E Dipilih Warga, Dalam Pilkada Rosep Bangkalan
ca-pub-2508178839453084

1 KOMENTAR

  1. Semua yg membahayakan NKRI setuju untuk dilarang di muka bumi pertiwi ini sangat setuju jangan ntar NKRI akan dijadikan seperti SURIYAH semuanya akan menderita jadi Mumpung masih kecil api sebaiknya dipadamkan sebelum merembet kemana mana jadi terbakar semua

Comments are closed.