Camat Benowo Tidak Tegas, Pengelola Pasar Sememi Korupsi Stand | Liputan Indonesia
, #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru

Camat Benowo Tidak Tegas, Pengelola Pasar Sememi Korupsi Stand

Advertisement , #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru

Pasar Sememi Benowo ” Lapak Pedagang Di pagari, Pengelola jual Stand ” Akibat PUNGLI

Surabaya, Liputan Indonesia — Polemik pedagang pasar sememi dengan pengelola pasar Sememi, Benowo masih berkelanjutan, jum’at sore 6/1/2017, Dinas PU Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang ( DCKTR ) Kota Surabaya, Camat Benowo, Satpol PP Kecamatan, Dinas koperasi dibantu Polsek serta Koramil Kecamatan Benowo memantau langsung  pemasangan batas pagar pasar Sememi Bandarejo Surabaya. Jumat,(6/1/17).

Akibatnya 300, kurang lebih pedagang kaki lima di pasar sememi, Benowo menjadi korban dari ketidak becusan pengelola pasar itu, sehingga banyak pedagang tidak bisa berjualan di lapaknya.

Dalam wawancara singkat, Muslik selaku Camat Benowo mengatakan, ” Lapak pedagang yang di tempati sekitar 300 lebih penjual harus segera direlokasi. karena ini prosedur yang  harus dilakukan karena  PEMKOT Surabaya sudah menempatkan di bangunan gedung yang baru mas ” katanya.

Ketika awak media menemui salah satu pedagang sebut saja pak Nas inisial salah satu pedagang, ” kami para pedagang siap dan mau di pindah tapi harus jelas, coba kalau kita lihat masih banyaknya kepemilikan ganda. Ini dikarenakan pak camat Benowo tidak berani menindak tegas pengelola pasar Sememi mas. ” ucap pedagang.

Iklan anda , #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru

Masih pedagang pasar Sememi ” Padahal sudah jelas itu milik kami sesuai dengan surat yang di beri oleh pengurus pasar, tapi anehnya sudah ditempati pedagang lain, ini masih banyak yang terjadi dengan pedagang lain, Banyaknya PUNGLI di pasar sememi sudah jelas, tidak becusnya pengelolah pasar dan Korupsi dengan menjual stand ke pedagang baru, pedagang lama tidak dapat stand ” Ucap pedagang dengan nada geram.

Protes beberapa wargapun di respon oleh MUSPIKA setempat untuk di musyawarah di aula kecamatan Benowo sekitar Jumat 6/1/17 malam, 19.00 WIB. waktu setempat.

Musyawarah itu membahas terkait polemik ” PUNGLI ” serta tumpang tindihnya penghuni stand yang di hadiri MUSPIKA serta Dinas terkait juga di undang beberapa RT, RW,  dan sejumlah LSM, wartawan media cetak maupun online.

Pembahasan Polemik pedagang pasar sememi sempat terjadi protes dari salah satu warga banjar sugihan yang juga masih aktif di kedinasan anggota PAMINAL TNI.

seperti yang terekam awak media , beliau mengeklaim dengan menujukan surat bukti kepemilikan 6 stand dan belum sama sekali mejual atau mengalihkan ke orang lain.

” ini mas coba dicek bukti dari 6 stand tersebut milik saya, atas nama sendiri – sendiri tapi saya hanya di beri 2 stand saya akan memperjuangkan hak warisan saya mas ” Ucap warga banjar sugihan yang juga anggota PAMINAL TNI.

Berbeda dengan pidato Camat Benowo, dari stand di bangunan baru sudah siap di tempati 251 lapak pedagang dari data verifikasi pihak koperasi harus di huni 1 stand, 1 pedagang sesuai aturan koperasi dari hasil musyawarah bersama di gedung wawali lantai 2 PEMKOT Surabaya.

Statment Muslik selaku Camat benowo, menuai protes dan intruksi dari para pedagang agar di berikan stand sesuai haknya dan meminta untuk verifikasi ulang secara valid, serta pengosongan sementara stand baru.

Sesuai dari hasil kesepakatan bersama. Camat beserta MUSPIKA setempat akan sidak ulang pada hari minggu 8 pukul 10 pagi guna verifikasi ulang dan menindak tegas oknum pengelola pasar yang melakukan kecurangan itu.

Penulis: (ags.P)
Editor: (one)

Iklan Anda, #1 Situs berita Indonesia terkini, kabar hari ini, informasi terbaru


Media Liputan Indonesia Di Terbitkan PT. LINDO SAHABAT MANDIRI - Mengemban Tugas Sosial Kontrol Masyarakat, Bekerja Berdasarkan UU No: 40 Thn 1999 Tentang PERS | Wartawan kami di TKP dilengkapi Kartu Tugas dan ID Card PERS, Jika ada Wartawan kami menerima Suap / Imbalan terhadap narasumber harap laporkan ke Redaksi (Klik Disini) atau 08170226556 & 081259764162, kami butuh Dukungan Saran serta Kritik Anda. Kami ada untuk Anda.
Back to top button
error: ©Liputan_Indonesia...!!
Close