Cafe Karaoke Santoso Bodong, Diduga tempat maksiat dibeckup oknum Polisi


Surabaya – Ternyata Cafe Santos ilegal, tanpa ijin dan melanggar perda dijaga oknum polisi, tepatnya di perempatan lampu merah kaliondo di jalan Kenjeran diketahui tidak mengantongi ijin (TDUP) Tanda Daftar Usaha Pariwisata dan SIUPL bahkan tidak memiliki ijin Mendirikan Bangunan (IMB), serta diduga dibeckup oleh oknum petugas Polisi dari Polsek Simokerto berinisial “D”.

Cafe karaoke Santoso Bodong alias tidak berijin dijalan Kenjeran, dengan pemilik Cafe Santoso Che Siu tidak mempunyai kelengkapan documen perijinan (HO) Hinder Ordonantie dan (TDUP). Cafe karaoke ilegal alias bodong diketahui tidak berijin tapi tetap beroprasional menjalankan bisnis haramnya, diduga banyak oknum yang meminta setoran agar cafe karaoke tersebut tidak disidak dan ditutup. Saat di konfirmasi pihak wartawan, manajemen cafe karaoke dan miras terkesan cuek dan acuh kepada wartawan. “Gak tahu mas, tanya langsung ke bosnya, tunggu saja diluar” ujar salah satu karyawan Cafe Santoso.

Documen perijinan pemilik Cafe, Che Siu, hanya menunjukkan ijin berjualan bir berupa Surat Keterangan Penjual Langsung Minuman Beralkohol Golongan A (SKPL A) yang berlaku hingga September 2018.

Sekedar diketahui (SKPL A) Surat Keterangan Penjualan Langsung Minuman Beralkohol Golongan A, bukan ijin tempat Cafe atau Rumah Karaoke seharusnya tempat itu disidak dan ditutup, pemilik cafe Che Siu harus dikenakan sangsi.

Baca juga:  Gubernur, Kapolda, dan Pangdam Pantau Langsung Pelaksanaan Pilkada Jatim

Beberapa waktu lalu adanya kejadian pemukulan seorang wartawan BeritaTKP di Cafe Karaoke Santoso adalah bukti bahwa oknum Polsek Semampir menjaga Cafe Santoso tersebut.

Cafe karaoke Santoso di jl. Kenjeran kebal hukum dan jadi ajang pungutan liar (pungli) oknum Satpol-PP, Wartawan, hingga dibeckup oknum polisi Polsek Simokerto inisial “D”. Terbukti dalam aksi pemukulan wartawan beritaTKP beberapa waktu lalu, Korban pemukulan Wartawan yang bernama Samsul menyebut adanya petugas polisi yang mengintervensi dirinya saat dipukul oleh Bos Cafe Karaoke Santoso itu.

” Sontak saya dipukul oleh Bos Cafe karaoke Santoso itu, tanpa ada alasan jelas dan dibelakang saya ada orang yang mengaku polisi dengan menunjukkan pistolnya, saya tidak asing dengan wajah itu, dia adalah Donny anggota polisi di Polsek Simokerto, sambil berkata begini pada saya ” Kamu jangan bikin ribut disini, saya polisi dan saya yang jaga disini” anehnya dia polisi tidak melerai saya lah kok malah intervensi saya bahkan mengancam saya dengan pistolnya” ujar pengakuan Samsul wartawan beritaTKP.

Baca juga:  Anggota TNI Sidoarjo, Berkumpul Peringati Maulid Nabi

Sangat kuat dugaan bahwa cafe karaoke Santoso bodong tidak ada ijin tetap operasional dikarenakan ada oknum polisi Polsek Simokerto inisial D, yang membeckup dan menjaga cafe tersebut.

Waktu terpisah saat menghubungi Kapolsek Simokerto, Kompol Masdawati Saragi SH , MH mengatakan, ” Kami team Polsek Simokerto berusaha memberikan yang terbaik. Baik laporan pertama yang kami terima dari korban pihak waiters begitu juga laporan dari korban pihak wartawan.” Tutur Kapolsek Simokerto melalui selulernya.

Lanjut Kapolsek Simokerto ” Siap mas,
Dilaporkan terkait dengan adanya dua Laporan Polisi tersebut diatas, masing-masing diperiksa, Penyidik sudah menindak lanjuti dan sudah cek TKP, mengenai laporan SAMSUL saat ini ada 4 ( empat ) orang saksi yang sudah diperiksa oleh Penyidik dan masih ada saksi lain yang akan diperiksa.” Tutup Kapolsek Simokerto.

Banyak yang meminta pungutan liar, Cafe  Karaoke Santoso merasa kebal hukum, walaupun tanpa ijin tetap beroperasi. Perlunya tindakan tegas oleh Tim Tipiring Sat Sabhara Polrestabes Surabaya, Sat Sabhara Polda Jatim, Satpol-PP pusat Surabaya, dan Dinas Pariwisata, Propam, serta pihak-pihak terkait. Karena sangat meresahkan warga kampung jl. Kenjeran, Surabaya penyebab bertambahnya muda mudi melakukan maksiat. (mlk/hsn).

Bagikan berita ini

hak-jawab-hak-koreksi-hak-tolak-lindo iklan-adsense
iklan atas slide_Banner_iklan-jual beli online
Baca Lainnya