BNN Behasil Gerebek Gudang Narkoba Siap Edar di Wilayah Bekasi

Pasang Iklan Disini

Liputan Indonesia | BEKASI – Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek gudang narkoba di wilayah Bekasi, Jawa Barat. Sebanyak 250 kilogram sabu, ribuan ekstasi dan pil happy five ditemukan dalam penggerebekan itu.

Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari mengatakan, pihaknya menangkap dua orang masing-masing ZUL dan FAR dalam penggerebekan gudang narkoba.

Iklan anda Banner Lindo

“Jumlah tersangka ada dua orang yang bertindak selaku kurir dan yang bersangkutan adalah penjaga gudang satu lagi merangkap kurir, dan tempat penyimpanan sekaligus adalah pengedar, orang yang mendistribusikan ke para pemesan yang memerlukan,” kata Arman di Bekasi, Minggu (12/5).

Dia menjelaskan, ada dua gudang yang digerebek dalam satu rangkaian kasus. Pertama BNN menggerebek rumah di Tambun, Kabupaten Bekasi, di mana didapati 100 kantong sabu, kemudian hasil pengembangan digerebek lagi di Kranji dan ditemukan 80 kantong.

Pasang Banner Iklan Disini

“Jumlah barang bukti yang disita sabu kurang lebih 200 kilogram, karena kita belum timbang secara pasti namun dari bungkus yang kita hitung kira-kira jumlahnya segitu, kemudian ekstasi 25 ribu butir dan happy five 4.000. Ini juga belum pasti karena masih hitung bungkus besarnya,” kata dia

Menurut dia, narkoba tersebut didatangkan langsung dari Pulau Sumatera.

“Narkoba dibawa dari Sumatera, tepatnya dari Provinsi Riau,” ungkapnya.

Pihaknya juga mengendus indikasi asal barang tersebut. Arman memperkirakan barang haram siap edar yang dikirim dari Provinsi Riau itu berasal dari Malaysia.

“Kemungkinan besar berasal dari Malaysia yang diseberangkan melalui jalur laut serta darat dengan menggunakan truk tronton dicampur dengan kelapa untuk menyamarkan narkoba sekaligus mengelabui petugas,” ujarnya.

Ia mengaku telah melakukan pengintaian sejak Sabtu (11/5/2019) kemarin sebelum akhirnya melakukan penggerebekan di Tambun pada Sabtu pukul 20.00 WIB. Dan setelah melakukan pengembangan, petugas BNN kemudian melakukan penggerebekan di Kranji pada Minggu pukul 01.00 WIB.

Baca juga:  Pilot Ethiopian Airlines Boeing 737 Max 'tak bisa hentikan tukikan tajam'

“Dari Tambun kita kembangkan dan menemukan gudang narkoba di Kranji ini”, pungkasnya.(gung)

Tempat iklan banner anda
Media Liputan Indonesia Di Terbitkan PT. LINDO SAHABAT MANDIRI - Mengemban Tugas Sosial Kontrol Masyarakat, Bekerja Berdasarkan UU No: 40 Thn 1999 Tentang PERS | Wartawan kami di TKP dilengkapi Kartu Tugas dan ID Card PERS, Jika ada Wartawan kami menerima Suap / Imbalan terhadap narasumber harap laporkan ke Redaksi (Klik Disini) atau 08170226556 & 081259764162, kami butuh Dukungan Saran serta Kritik Anda. Kami ada untuk Anda.
Back to top button
error: ©Liputan_Indonesia...!!
Close