Belum tertangkap, Polsek Sawahan tangani kasus penganiayaan tak serius

Dibaca: 1192 kali
0
Situs+Berita+Indonesia+Dunia+Liputan+Indonesia
Foto: Korban Penganiayaan Eko Mujiono Saat Dirawat di Rumah Sakit, yang terjadi, Senin (24/12/18),

Liputan Surabaya – Unit Reskrim Polsek Sawahan Jajaran Polrestabes Surabaya terus memburu terduga pelaku penganiayaan terhadap korban Eko Mujiono yang terjadi, Senin (24/12/18), sekitar pukul 17.00 WIB yang lalu di area makam Kembang Kuning Surabaya.

Akibat ulah dari pelaku Abdul Waki, pria paruh baya asal Kupang Gunung Jaya 4c/6 yang indekos di Pakis Sidokumpul 1 No. 32 Surabaya tersebut mengalami luka bacok di tangan dan betisnya.

Kini korban yang berusia 53 tahun tersebut masih mendapat penanganan medis secara intensif di RSUD Dr. Soetomo Surabaya.

Menurut keterangan saksi, setelah melakukan pesta miras di sekitaran makam Kembang Kuning bersama 3 rekannya, pelaku berjalan melintas didepan korban yang sedang duduk sambil menghisap rokok.

Tanpa alasan yang jelas, pelaku langsung membacok korban. Setelah korban terjatuh, pelaku masih membacok korban dan mengenai betisnya.

Seketika keluarga korban melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwajib, dengan laporan polisi nomor : LP/737/B/XII/2018/Jatim/Restabes Sby/Sek.Sawahan, Selasa (25/12/2018) sekitar pukul 09.30 WIB.

Saat awak media Liputan Indonesia konfirmasi kepada Kanit Reskrim Polsek Sawahan AKP Haryoko melalui Via Whatsap Messenger menuturkan ” Sampai detik ini anggota saya  masih belum berhasil mengetahui keberadaan pelakunya mas, ” ujar AKP Haryoko. Sabtu, (11/05/19).

Lanjutnya, ” Saya Mohon do’anya ya mas, semoga kerja keras rekan-rekan Reskrim Polsek Sawahan segera ada hasilnya, ” ucapnya yang di amini oleh awak media Liputan Indonesia.

Saat awak media menanyakan, apakah ada tanda-tanda titik terang yang mengarah keberadaan tersangka mengatakan, ” Sudah mas, bahkan anggota saya udah ngalor, ngidul, ngetan, sampai ngulon, petugas sampai detik ini berusaha mencari keberadaan tersangka, sayangnya masih belum ada hasil, sekali lagi mohon do’anya biar lekas ketangkap, ” jawab AKP Haryoko via WhatsApps.

Baca juga:  Satpol-PP Pusat di Acungi Jempol oleh Warga, Saat Tertibkan Bangunan Liar dan PKL Karang Tembok Surabaya

Menambahkan, Sebelum awak media menutup perbincangan ucapkan maaf, AKP Haryoko mengucapkan, ” Gak papa mas, biar anggota saya pacu lagi agar segera terungkap, sampai detik ini anggota kami masih melakukan pengejaran terhadap pelakunya, yang mana dia (pelaku, red) seorang peminum kok, mau lari kemana dan Insya Allah secepatnya akan segera kami tangkap, ” pungkas. AKP Haryoko.

Perlu diketahui, dalam kasus penganiayaan terhadap korban Eko Mujiono yang terjadi, Senin (24/12/18), sekitar pukul 17.00 WIB yang lalu di area makam Kembang Kuning Surabaya sudah lima bulan dimasukkan lemari es oleh Polsek Sawahan, sehingga korban beranggapan pihak polisi diduga sudah di kondisikan oleh pelaku penganiayaan. (Kri/Pai)

ca-pub-2508178839453084