Basarnas Menyisiri Lokasi Korban Kapal KM Zahro Express

Dibaca: 178 kali
0
Situs+Berita+Indonesia+Dunia+Liputan+Indonesia

Jakarta, Liputan Indonesia – Tim penyelamat Badan SAR Nasional menurunkan lima penyelam dan mengirim sebuah kapal untuk melakukan pencarian di lokasi terbakarnya kapal penumpang KM Zahro Express di perairan Teluk Jakarta, pada Senin (02/01/17).

Kepala Badan Humas Basarnas, Marsudi, mengatakan penyisiran bertujuan untuk memastikan bahwa tiada korban KM Zahro Express yang luput mengingat data penumpang kapal wisata itu tidak jelas.

“Kemarin kami mendapat manifes penumpang yang terdiri dari 100 orang. Nyatanya, penumpang selamat saja ada 194 orang. Adapun yang meninggal dunia sebanyak 23 orang dan 17 orang hilang. Nah, kami belum tahu apakah 17 yang hilang ini merupakan bagian dari 23 yang meninggal dunia,” kata Marsudi kepada wartawan.

Penyisiran Basarnas, lanjut Marsudi, dilakukan dalam radius satu mil dari Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara dengan bantuan personel TNI/Polri serta nelayan setempat.

Secara terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Denny Wahyu, mengatakan terdapat 20 jenazah yang belum diidentifikasi.

“Dari keseluruhan 23 jenazah, baru tiga yang dikenali keluarganya. Masih ada 20 jenazah lagi belum teridentifikasi karena dalam kondisi terbakar. Sekarang ada pengecekan DNA keluarga dan korban di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati,” ujar Denny.

Nakhoda selamat

Di antara 194 yang selamat, terdapat nakhoda dan tiga anak buah kapal (ABK). Bersama dua petugas syahbandar, mereka kini tengah diinterogasi oleh kepolisian untuk mengetahui penyebab kebakaran kapal tersebut.

Insiden kebakaran menimpa KM Zahro Express pada Minggu (01/01) sekitar pukul 09.15 WIB sejauh satu mil dari Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara.

Seperti yang dikutip dari BBC Indonesia, Kapal tersebut menuju Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, untuk bertamasya. Saat ini, KM Zahro Express berada di dermaga Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara. Kapal itu dalam kondisi hangus terbakar.

Baca juga:  Tambang Galian C ilegal di Sampang Menjamur, ASN dan Polisi Tutup Mata

Penulis: (one)

ca-pub-2508178839453084